Kesepian saat Pandemi, Kenapa Tak Perlihara Chihuahua?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 612 2347864 kesepian-saat-pandemi-kenapa-tak-perlihara-chihuahua-TeKEjCPQjO.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI virus corona Covid-19 yang belum juga mereda membuat sebagian masyarakat memutar otak untuk menghindari kepenatan selama berada di rumah. Alhasil memelihara hewan peliharaan seperti anjing menjadi opsi yang banyak dipilih.

Sebagaimana diketahui, terdapat banyak jenis anjing yang tersedia di dunia. Bagi Anda yang baru pertama kali memelihara anjing, maka disarankan untuk memulai dengan ras yang berukuran kecil terlebih dahulu.

Nah salah satu anjing yang direkomendasikan untuk dipelihara adalah chihuahua. Tubuhnya yang mungil serta kebutuhan grooming dan gerak yang rendah, membuat hewan ini cukup mudah dipelihara.

Merangkum dari buku Anjing Pedia karya karya T.J.Resler & Gary Weitzman, chihuahua adalah anjing kecil yang cerdas. Chihuahua memiliki proporsi otak terbesar dibanding tubuhnya. Chihuahua sangat mudah dibawa.

Chihua

Mereka juga senang digendong karena setia kepada manusia. Chihuahua selalu ingin bersama manusia. Namun perlu diingat, anjing ini sangat rentan untuk bermain bersama anak-anak.

Anjing ini tidak menyadari bahwa ukuran tubuhny kecil. Sehingga mereka berani membela musuh mereka yang memiliki ukuran beberapa kali lipat. Sebagian besar chihuahua berbulu pendek, tapi ada pula yang berbulu panjang dalam suatu kawanan.

Penggambaran anjing seperti chihuahua sudah terlihat di karya seni kuno di seluruh dunia. Namun chihuahua yang ada sekarang berasal dari Meksiko. Anjing kecil ini diyakini sebagai keturunan anjing techichi yang sudah punah.

Ketika menjadi peradaban dominan di Mesoamerika pada awal abad ke-14, bangsa Aztek kemungkinan menyilangkan anjing mereka yang kecil dan tak berambut dengan anjing techichi menghasilkan chihuahua.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini