Apa Efek Samping untuk Orang yang Pernah Disuntik Filler Usai Divaksin?

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 481 2348459 apa-efek-samping-untuk-orang-yang-pernah-disuntik-filler-usai-divaksin-QVFPB7DUIf.jpg Disuntik filler (Foto: Medisetter)

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai sejak 13 Januari lalu. Sebagian masyarakat pun mulai bertanya-tanya, apakah dirinya bisa termasuk dalam golongan orang yang bisa divaksin atau tidak.

Bukan hanya dari catatan riwayat penyakit, tetapi pertanyaan ini juga sedikit banyak menghampiri orang-orang yang pernah melakukan perawatan kecantikan dengan jarum suntik, contohnya filler.

 Vaksin Covid-19

Lalu apakah ada efek samping tertentu yang bisa terjadi pada orang-orang yang sudah pernah melakukan suntik filler saat divaksinasi Covid-19 nanti?

Seperti dijelaskan dr. Grace Waworuntu, MKed(KK), SpKK, orang yang wajahnya sudah pernah disuntik filler, tidak perlu takut akan efek samping saat hendak vaksinasi. Sebab kedua hal ini, adalah hal yang berbeda tidak saling berhubungan.

“Enggak ada (efek samping), enggak ada hubungannya. Besoknya divaksin juga enggak masalah. Filler ini kan injeksi di area kulit yang spesifik, localized sifatnya jadi menetap di situ saja. Tidak menyebar ke mana-mana, karena filler hanya ‘mengisi’ yang kita tentukan,” jelas dr. Grace, dalam gelaran ZAP Premiere Virtual Media Meet Up, Kamis (21/1/2021).

Lebih lanjut dr.Grace menambahkan, vaksinasi dan filler tidak akan saling bertabrakan satu sama lain. Namun, ia menyarankan, jika sudah dekat dengan jadwal vaksin memang sebaiknya tidak dalam waktu bersamaan dengan tindakan lainnya. Sehingga, jika ada sesuatu reaksi yang terjadi, bisa langsung diidentifikasi dengan jelas, apakah muncul karena vaksin atau treatment filler.

“Enggak ada efek yang saling merugika, tabrakan gitu enggak akan terjadi itu enggak masalah. Ya, kalau mau vaksin sih ya sebaiknya jangan dibarengin sama tindakan lain, jadi kalau ada apa-apa bisa ketahuan. Apakah dari vaksin atau filler,” pungkasnya singkat.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini