Buku Paling Berbahaya di Dunia, Menyentuhnya Bisa Sebabkan Kematian

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 612 2348514 buku-paling-berbahaya-di-dunia-menyentuhnya-bisa-sebabkan-kematian-0KWdVIsRh1.jpg Buku Berbahaya. (Foto: odditycentral)

BUKU adalah jendela dunia, membaca buku memberikan Anda berbagai informasi yang dapat membuka wawasan. Memang, ada berbagai macam jenis dan genre buku, dari yang informatif hingga yang fiktif.

Salah satu buku yang cukup digemari adalah hal-hal berbau mitos atau bahkan legenda. Meskipun terkadang di luar akal nalar, tapi buku-buku ini memiliki penggemarnya.

Tapi, bagaimana jika buku yang nampaknya ada di khayalan menjadi kenyataan? Seperti buku satu ini, yang bisa membuat orang yang menyetuhnya kehilangan nyawa.

Sebuah buku berjudul “Shadows from the Walls of Death: Facts and Inferences Prefacing a Book of Specimens of Arsenical Wall Papers” yang diterbitkan pada tahun 1874 oleh Dr. Robert M. Kedzie, dapat menjadi ancaman kepada para pembacanya.

buku berbahaya

Pasalnya, dari 100 halaman atau lebih, 86 halamannya hanya berisi contoh wallpaper berpigmen arsenik yang digunakan orang untuk mendekorasi rumah mereka pada masa itu.

Melansir odditycentral, Kedzie, adalah seorang ahli bedah Union selama Perang Saudara Amerika, yang kemudian menjadi seorang profesor kimia. Kedzie pun menggunakan arsenik itu untuk membuat warna wallpaper terlihat lebih hidup. Memang, pada akhir abad ke-19, sekitar 65 persen dari semua wallpaper di Amerika Serikat mengandung arsenik.

Sebelumnya, Dr. Kedzie sudah menyadari sebuah fakta ilmiah terkait dengan dinding wallpaper beracun ini yang perlahan membunuh penduduk. Arsenik diketahui dapat menyebar di udara, di makanan, di tangan orang, yang akan membuat mereka sakit hingga terkadang membunuh mereka.

Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya wallpaper berbahan arsenik, Robert M. Kedzie membuat 100 buku “Shadows from the Walls of Death”, dan mengirimkannya ke perpustakaan umum di seluruh Michigan, bersama dengan catatan yang menjelaskan tujuan dan peringatan dari buku itu.

Kedzie memperoleh arsenik ini dari pedagang, dan berfungsi sebagai peringatan bagi siapapun yang melihatnya bahkan menyentuhnya. Tapi, melakukan itu sendiri merupakan masalah yang berpotensi mematikan, karena halaman-halamannya terkontaminasi racun.

Faktanya, ketika teori Kedize terbukti benar, sebagian besar perpustakaan yang telah menerima bukunya tersebut, justru menghancurkan karena dianggap terlalu berbahaya. Dari 100 eksemplar asli buku luar biasa ini, hanya empat yang masih ada sampai sekarang.

Karena berbahaya, setiap halaman pada buku-buku tersebut dibungkus dalam film plastik, hingga pada tahun 1998 salinan di MSU hanya bisa disentuh oleh orang yang memakai sarung tangan khusus.

Meskipun kampanye Dr Kedzie untuk meningkatkan kesadaran tentang wallpaper yang mengandung arsenik, terdapat laporan mengenai seorang wanita yang telah teracuni ketika memeriksa buku tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini