Tren Pendidikan Online Pasca-Pandemi Covid-19, Seberapa Siap Indonesia?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 612 2348667 tren-pendidikan-online-pasca-pandemi-covid-19-seberapa-siap-indonesia-ojC2SNEFtz.jpg Ilustrasi. (Foto: UPgrad)

Tren pendidikan secara online 

Menurut Zubin, tren teknologi pendidikan tidak dimulai sejak pandemi Covid-19 menyerang dunia. Tren ini sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu akibat kebutuhan masyarakat yang sangat besar dalam dunia kerja. Lebih lanjut, ia menyebut bahwa teknologi pendidikan ini telah berkembang di setiap market. 

“India, China, Australia, dan Jepang menjadi negara yang memiliki pertumbuhan online yang baik. Indonesia juga bisa maju sebab memiliki perkembangan ekonomi digital terbesar se-Asia Tenggara. Selain itu terdapat bonus demografi dan peranan sejumlah stakeholder serta pemerintah,” lanjutnya. 

Tantangan terberat

Meski memiliki potensi yang sangat besar, namun Indonesia juga dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat dan harus diperbaiki. Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki kualitas internet yang lambat dan terbilang masih buruk dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya. Tentunya hal ini akan menjadi masalah yang besar dalam proses teknologi pendidikan.

Zubin mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya menyebut sebesar 97,5 persen sekolah beralih ke metode pembelajaran secara online selama pandemi Covid-19. Tentunya aktivitas penggunaan internet yang semakin padat akan mengganggu bandwith (jaringan) yang berpengaruh pada kualitas internet saat ini.

"Jadi ini yang membuat masalah dalam teknologi pendidikan. Tapi kami yakin pemerintah bisa terus berkembang dan menyesuaikan diri untuk memperbaiki kualitas," katanya

"Kami sudah merancang teknologi yang bisa mengakomodir jaringan internet yang lemah. Jadi harapannya tidak akan menjadi masalah yang signifikan,” tambah dia. 

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini