Mengenal Syok Anafilaktif, Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 481 2349112 mengenal-syok-anafilaktif-efek-samping-vaksin-covid-19-pfizer-dan-moderna-eJwwaJi39l.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

Efek samping vaksin Pfizer dan Moderna ternyata lebih berbahaya dibandingkan Sinovac. Meski, efikasi dua vaksin tersebut di atas Sinovac. Ya, efikasi vaksin Covid-19 Pfizer sebesar 95 persen dan Moderna 94,5 persen. Sedangkan vaksin Sinovac buatan China efikasinya 65,3 persen.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Tangerang dr Tolhas Banjarnahor, SpPD-FINASIM, menjelaskan bahwa efek samping yang dihasilkan Pfizer dan Moderna ada yang berat yaitu hingga penyakit level 3 (hingga membutuhkan perawatan).

"Persentase efek samping level 3 dari vaksin Pfizer itu 1,5 persen dan Moderna sebesar 4, persen. Sementara, vaksin Sinovac hanya memiliki efek samping 0,1 persen (sama dengan efek samping vaksin flu)," ujar dr. Tolhas melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, Jumat (22/1/2021).

Vaksin Covid-19

Artinya, risiko yang ditimbulkan vaksin Sinovac sangat kecil dibandingkan manfaatnya yang dapat menimbulkan herd immunity (kekebalan kelompok). Hal ini yang sedang diincar pemerintah dalam program vaksinasi, yaitu terbentuk herd immunity sebesar 70 persen dari total akumulasi 180juta orang Indonesia yang harus divaksin.

Jadi, apa efek samping vaksin Pfizer dan Moderna yang dinilai cukup berat tersebut?

Secara umum, efek samping yang timbul ialah nyeri di tempat penyuntikan, kemerahan, bengkak, nyeri otot, badan terasa lemah, nyeri kepala, menggigil, dan demam.

"Efek samping yang berat dari vaksin Pfizer dan Moderna adalah 'Syok Anafilaktif' yaitu bisa pingsan, sesak napas, dan tekanan darah turun drastis beberapa saat setelah divaksin," kata dr Tolhas.

Baca Juga : Ini Metode yang Dipakai BPOM untuk Terbitkan Izin Vaksin Sinovac

Jadi, ketika seseorang mengalami situasi tersebut, lanjutnya, dia harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Efek samping ini timbul akibat reaksi alergi terhadap salah satu komponen yang ada dalam vaksin tersebut.

Ia melanjutkan, syok anafilaktik akan mengakibatkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh terganggu dan aliran udara ke paru-paru terhambat. "Kondisi tersebut dapat dikenali dengan gejala berupa sulit bernapas dan penurunan kesadaran," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini