Gula Darah Tinggi? Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Bantu Menurunkannya

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 481 2349146 gula-darah-tinggi-konsumsi-5-makanan-ini-untuk-bantu-menurunkannya-3gTBFVQVgP.jpg Buah-buahan salah satu makanan yang bisa bantu menurunkan gula darah tinggi. (Foto: Tabrez Syed/Unsplash)

GULA darah tinggi merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya jika dibiarkan terus-menerus. Untuk menurunkan serta menjaga gula darah tetap stabil, Anda memerlukan beberapa faktor penunjang yang efektif, salah satunya memperbaiki pola makan.

Hampir kebanyakan orang lanjut usia mengalami penyakit gula darah tinggi. Hal ini biasanya timbul karena faktor usia dan makanan atau minuman yang dikonsumsinya.

Baca juga: Yuk Cegah Diabetes di Masa Pandemi, Rumah Sakit Penuh Lho 

Jika Anda merasa bingung menjaga kestabilan gula darah, alangkah baiknya mulai menjalankan pola hidup yang lebih sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat.

Orang yang ingin mengontrol kadar gula darah harus memilih makanan dengan skor GI (indeks glikemik) rendah atau sedang.

Anda juga dapat memasangkan makanan dengan skor GI rendah dan tinggi untuk memastikan bahwa makanan tersebut seimbang.

Mengutip dari laman Medical News Today, Jumat (21/1/2021), berikut ini deretan makanan terbaik untuk orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap sehat.

Roti gandum. (Foto: Boldsky)

1. Roti dengan gandum utuh

Banyak jenis roti yang tinggi karbohidrat dan cepat menaikkan kadar gula darah. Akibatnya, beberapa jenis roti harus dihindari.

Namun, roti pumpernickel dan roti dengan gandum utuh dipercayai sebesar 100 persen untuk dikonsumsi karena memiliki skor GI yang rendah yaitu 55. Serat pada kedua jenis roti ini dapat memperlambat pencernaan dan membantu menstabilkan kadar gula darah.

Dalam sebuah studi pada 2014, para peneliti melaporkan bahwa roti gandum kasar dan gandum hitam menyebabkan respons glikemik awal yang rendah. Mereka juga menemukan bahwa jenis gandum kuno ini dapat menekan gen yang meningkatkan metabolisme glukosa.

Baca juga: Kontrol Gula Darah, Wajib Konsumsi Buah-buahan Ini 

2. Buah-buahan

Selain buah nanas dan melon, kebanyakan buah lainnya memiliki skor GI rendah yaitu 55 atau kurang. Hal ini dikarenakan sebagian besar buah mengandung banyak air dan serat untuk menyeimbangkan gula alami mereka yang disebut fruktosa.

Namun saat buah matang, skor GI mereka meningkat. Jus buah juga memiliki skor GI yang sangat tinggi karena membuat jus menghilangkan kulit dan bijinya yang berserat tinggi.

Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi buah utuh, terutama blueberry, anggur, dan apel, memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah secara signifikan.

Para peneliti pun melaporkan bahwa minum jus buah meningkatkan risiko berkembangnya kondisi tersebut.

3. Ubi-ubian

Kentang memiliki skor GI yang cukup tinggi, tetapi berbeda dengan ubi jalar yang memiliki skor GI rendah dan sangat bergizi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daging pada ubi jalar mengandung lebih banyak serat daripada kulitnya. Hal ini menunjukkan bahwa salah satu jenis sayuran tersebut dapat bermanfaat bagi penderita diabetes.

4. Bawang putih

Bawang putih merupakan bahan yang populer dalam pengobatan tradisional untuk diabetes dan berbagai macam kondisi lainnya. Senyawa dalam bawang putih dapat membantu mengurangi gula darah dengan meningkatkan sensitivitas dan sekresi insulin.

Dalam sebuah studi pada 2013, sebanyak 60 orang dengan diabetes tipe 2 dan obesitas mengonsumsi metformin dan bawang putih dua kali sehari setelah makan selama 12 minggu. Orang yang mengonsumsi metformin dan bawang putih mengalami penurunan yang lebih signifikan dalam kadar gula darah mereka.

Anda bisa memakan bawang putih ini secara mentah, menambahkannya ke salad, atau menggunakannya dalam makanan yang dimasak dengan minyak yang sehat atau tanpa minyak.

Bawang putih

Baca juga: Ternyata Nangka Bisa Kontrol Gula Darah 

5. Oatmeal atau oat bran

Oat memiliki skor GI 55 atau lebih rendah, sehingga cenderung tidak menyebabkan lonjakan dan penurunan pada kadar gula darah.

Sebuah penelitian pada 2015 yang dilakukan terhadap 16 studi menyimpulkan bahwa oat memiliki efek menguntungkan pada kontrol glukosa dan profil lipid pada penderita diabetes tipe 2. Meski begitu, dokter tetap menganjurkan agar penderita diabetes membatasi konsumsi oatmeal karena 1 cangkir mengandung sekitar 28 gram karbohidrat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini