Kembangkan Vaksin Covid-19, Tim UI Pilih Vaksin DNA

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 481 2349182 kembangkan-vaksin-covid-19-tim-ui-pilih-vaksin-dna-R5kUsU8maG.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Flickr)

Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 Universitas Indonesia (UI) Budiman Bela mengatakan, dari empat platform telah dalam masa uji coba, vaksin DNA yang dipilih. Namun di samping itu RNA diyakini lebih aman.

"Vaksin RNA diyakini lebih aman daripada vaksin DNA. Namun belum ada bukti sampai saat ini, bahwa vaksin DNA misalnya terintegrasi dengan kromosom kita," ujarnya saat webinar bertajuk Tantangan dan Kebijakan Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Jumat, (22/1/21).

 Vaksin Covid-19

Ia menjelaskan masing-masing platform memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya, vaksin RNA stabil di suhu -70 derajat Celsius, kemudian tidak stabil pada suhu 2-8 derajat Celsius dan suhu ruang.

Oleh karenya dibanding vaksin DNA, RNA jauh lebih rentan jika berada di suhu ruangan. Nantinya akan berpengaruh terhadap kualitas vaksin itu sendiri.

"Karena akan sulit mendistribusikannya serta menjaganya tetap pada suhu -70 derajat Celsius sesaat sebelum dipakai,"

Tim Pengembang Vaksin Merah UI, ikut serta dalam pengembangan vaksin Covid-19 Merah Putih. Dibagi menjadi empat platform, yaitu yaitu DNA, RNA, Sub-Unit Rekombinan dan Virus-Like-Particles.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini