Bupati Sleman Positif Covid-19, Dokter Duga Sudah Terpapar Sebelum Divaksin

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 612 2348961 bupati-sleman-positif-covid-19-dokter-duga-sudah-terpapar-sebelum-divaksin-TpMjNja73S.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BUPATI Sleman Sri Purnomo menyatakan positif Covid-19 . Padahal, seminggu sebelumnya dia baru menerima suntikan vaksin Covid-19.

Hasil positif Covid-19 diterima Bupati Sleman Sri Purnomo setelah menjalani dua tes skrining Covid-19, swab antigen dan swab PCR. Sekarang, dia tengah menjalani isolasi mandiri karena terinfeksi Covid-19 dengan status tanpa gejala.

Karena kasus ini, muncul anggapan keliru di masyarakat, bahwa seseorang yang divaksin malah akan terinfeksi Covid-19. Lantas apakah hal tersebut benar?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Tangerang dr Tolhas Banjarnahor, SpPD-FINASIM, menjelaskan bahwa vaksin yang diterima Bupati Sleman adalah Sinovac dan vaksin tersebut berisi virus yang sudah mati.

"Jadi, tidak mungkin bisa membuat orang yang divaksin terinfeksi," katanya pada MNC Portal melalui pesan singkat.

Dokter Tolhas pun beranggapan bahwa terinfeksinya Bupati Sleman Sri Purnomo kemungkinan karena faktor lain, bukan karena vaksin yang disuntikkan kepadanya. Ia pun beranggapan bahwa kemungkinan Sri Purnomo sudah terinfeksi Covid-19 sebelum divaksin. "Terdapat beberapa kemungkinan Bupati Sleman terinfeksi. Mungkin saja ada kasus seseorang yang memang sudah terinfeksi Covid-19 sebelum dirinya divaksin. Di sisi lain, infeksi Covid-19 juga bisa terjadi setelah divaksin. Bupati Sleman juga baru sekali divaksin sehingga antibodi belum efektif mencegah infeksi," ungkap dr Tolhas.

Periode inkubasi virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh biasanya 2 hingga 14 hari. Artinya ketika seseorang terinfeksi Covid-19, gejalanya baru akan muncul 2 sampai 14 hari sejak virus masuk ke dalam tubuh.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini