Pengembangan Vaksin Covid-19 Merah Putih Sudah Sampai Mana?

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 612 2348994 pengembangan-vaksin-covid-19-merah-putih-sudah-sampai-mana-JbPdRmoYas.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

INDONESIA tengah mengembangkan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yang diberi nama Merah Putih. Pembuatan vaksin ini pun melibatkan banyak pihak, termasuk Universitas Indonesia (UI).

Dalam pengembangannya, vaksin Covid-19 akan dibagi menjadi empat platform, yaitu DNA, RNA, Sub-Unit Rekombinan dan Virus-Like-Particles

"Universitas Indonesia mengembangkan empat platform vaksin, yaitu DNA, RNA, Sub-Unit Rekombinan dan Virus-Like-Particles," ujar Peneliti Utama dalam Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 UI, Budiman Bela dalam webinar bertajuk Tantangan dan Kebijakan Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19.

Dia melanjutkan, dari keempat platform tersebut pengembangan DNA yang akan diutamakan dan cepat selesai. Saat ini, pengembangannya telah memasuki ke tahap stabilisasi dan efisiensi produk.

Budiman menambahkan, pengembangan vaksin dari DNA itu memang lebih cepat. Hal ini memungkinkan produksinya akan lebih tinggi dibanding jenis lainnya.

Selain itu, pengembangan DNA tersebut telah melalui tahapan uji coba imunitas pada hewan, bahkan sudah terjadi beberapa bulan yang lalu. "Saat ini kita sebetulnya masuk kepada stabilitas dan efisiensi produk produksi. Jadi menilai bagaimana kita membuat produksinya lebih tinggi," terangnya.

Apabila vaksin ini memiliki stabilitas yang baik, kemudian tim akan melanjutkan dengan melakukan preparasi uji pre-klinik dan uji klinik lanjutan. Setelah itu, dimulai melakukan hilirisasi produk ke industri farmasi di Indonesia.

Ia mengatakan, bahwasannya hilirisasi ke industri sangat sulit, dikarenakan adanya keterbatasan industri farmasi dalam negeri berpotensi membuat produksi vaksin memakan waktu yang cukup lama. "Tantangan hilirisasinya kita harus mitigasi resiko keterlambatan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini