Berkaca dari Flu Spanyol, Indonesia akan Butuh 4 Tahun Ciptakan Herd Imunity?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 24 Januari 2021 22:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 612 2350024 berkaca-dari-flu-spanyol-indonesia-akan-butuh-4-tahun-ciptakan-herd-imunity-rvUtl6FKqV.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Setelah herd immunity terbentuk, sambung dr Tolhas, diharapkan pandemi akan berakhir. Di Indonesia sendiri, program vaksinasi telah dimulai. Gelombang pertama dari Januari-April 2021, dan gelombang kedua April 2021 hingga Maret 2022.

"Setelah divaksin tidak berarti 70 persen penduduk Indonesia tidak akan terinfeksi Covid-19, karena efikasi vaksin yang ada sampai saat ini mulai 65,3 persen hingga 95 persen. Jadi, kita tetap harus melakukan protokol kesehatan secara disiplin untuk melindungi yang tidak terlindungi oleh vaksin," tambahnya.  

Dokter Tolhas mengatakan, vaksin Covid-19 Sinovac memiliki efikasi vaksin ini sebesar 65,3 persen. Artinya dari 100 orang yang divaksin, ada 34,7 persen yang masih bisa terkena Covid-19.

"Kita tidak tahu akan masuk ke kelompok yang mana, kelompok yang 65 persen atau 35 persen. Meski begitu, jauh lebih baik jika kita tetap divaksin dibandingkan tidak karena bila tidak divaksin, kemungkinan terpapar Covid-19 akan menjadi 100 persen," terangnya.

"Karena vaksin tidak bisa mencegah 100 persen infeksi Covid-19, maka Anda harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan menjalani pola hidup sehat," tambah dr Tolhas.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini