Tips Isolasi Mandiri di Rumah yang Aman dan Nyaman

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 481 2350200 tips-isolasi-mandiri-di-rumah-yang-aman-dan-nyaman-I8HRq14PNo.jpg Ilustrasi covid-19. (Foto: Fernandozhiminaicela/Pixabay)

ISOLASI mandiri bagi pasien covid-19 kini makin banyak dilakukan. Pasalnya, jumlah kasus terpapar virus corona di Indonesia makin meningkat setiap harinya. Kapasitas rumah sakit rujukan covid-19 pun penuh. Maka itu, penderita covid-19 yang tidak memiliki gejala disarankan melakukan isolasi mandiri.

Banyak masyarakat terinfeksi covid-19 diduga karena penerapan protokol kesehatan yang masih kurang disiplin. Kemudian kurangnya kesadaran diri dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Baca juga: 3 Makanan yang Harus Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri 

Bagi Anda yang merasa kurang sehat selama masa pandemi covid-19, dianjurkan untuk tetap menjaga imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi. Selain itu, seseorang juga diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mencegah penularan covid-19.

Merangkum dari laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (25/1/2021), berikut ini tips melakukan isolasi mandiri di rumah yang aman dan nyaman.

1. Tetap di rumah dan dapat dikontak.

2. Pastikan ventilasi ruangan baik.

3. Berada di ruangan terpisah dengan anggota keluarga lain.

4. Jarak dengan orang sehat minimal 1 meter dan selalu gunakan masker.

5. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mengonsumsi makanan bergizi, melakukan kebersihan tangan rutin, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta keringkan, lakukan etika batuk/bersin.

6. Buang tisu bekas pakai ke tempat sampah tertutup.

Baca juga: Punya Gaji Rp2,8 Miliar per Pekan, Sadio Mane Tak Segan Bersihkan Toilet Masjid

7. Hindari pemakaian barang pribadi bersama.

8. Cuci pakaian dengan mesin cuci suhu 60–90 derajat Celsius. Boleh gunakan deterjen biasa.

9. Pembersihan dengan cairan disinfektan rutin pada area yang tersentuh.

10. Pisahkan alat makan yang digunakan dengan anggota keluarga lain.

11. Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bernapas, dan melaporkan hasil observasi kepada puskesmas yang melakukan pemantauan setiap hari.

12. Hubungi segera puskesmas jika kondisi memburuk (sesak napas, demam lebih dari 38 derajat Celsius) untuk dirawat lebih lanjut.

Baca juga: Penderita Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri, Ini Vitamin yang Mesti Diminum 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini