Jangan Takut Divaksin Covid-19, Tak Timbulkan Efek Samping Berbahaya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 481 2350522 jangan-takut-divaksin-covid-19-tak-timbulkan-efek-samping-berbahaya-bPmVNQISOi.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Anadolu Agency)

Pemerintah resmi memulai vaksinasi Covid-19 pada Rabu 13 Januari 2021. Proses vaksinasi perdana dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin buatan Sinovac tersebut.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi tahap pertama ini menyasar para tenaga kesehatan (Tenkes). Sebab mereka dianggap sebagai kelompok yang rentan terpapar Covid-19 selama bertugas. Lantas bagaimana nasib para tenkes usai divaksin?

 Vaksin Covid-19

Vaksinolog & Founder @imuni_id, dr. Dirga Sakti Rambe, M.SC, SP.PD mengatakan, dirinya mendapat panggilan vaksinasi pada gelombang pertama yakni 15 Januari 2021 terhitung hingga saat ini. Ia telah menjalani 10 hari pasca-divaksinasi.

“Sampai 10 hari pertama, saya sama sekali tidak merasakan apapun. Hanya saja 2 hari pertama saya merasakan ngantuk, dan ini adalah normal,” ungkap dr. Dirga, dalam diskusi daring ‘Kapan Saya Divaksin?’ di channel YouTube Kemkominfo TV, Senin (25/1/2021).

Ia melanjutkan, respon tubuh seseorang terhadap vaksin tentu berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Banyak yang mengalami efek samping pasca divaksin, salah satunya adalah rasa lapar. Meski demikian hal ini masih belum diteliti apakah itu adalah efek samping dari vaksin.

“Ada juga orang yang mengaku merasa lapar, tapi ini baru sebatas laporan saja. Yang pasti, perlu diketahui manfaat vaksin jauh lebih banyak ketimbang dengan risiko atau efek samping yang ditimbulkan,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini