Mereka yang Alergi Setelah Divaksin Covid-19 Tak Boleh Terima Dosis Ke-2

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 612 2350254 mereka-yang-alergi-setelah-divaksin-covid-19-tak-boleh-terima-dosis-ke-2-4HhIADJ0f0.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

VAKSIN Covid-19 memang memiliki efek samping, antara lain nyeri otot, nyeri di area suntikkan, badan terasa lemah, nyeri kepala, mengigil, demam, hingga reaksi berat seperti alergi berat.

Pada kasus kecil, orang yang divaksin Covid-19 akan mengalami yang namanya reaksi anafilaktik atau kondisi seseorang syok akibat reaksi alergi yang berat. Syok Anafilaktik membutuhkan pertolongan cepat dan tepat. Selain disebabkan vaksin, reaksi anafilaktik juga bisa terjadi akibat faktor lain.

Bicara soal kemunculan alergi berat, ketika kondisi tersebut terjadi usai Anda divaksin Covid-19, Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Virolog dr Dirga Sakti Rambe, M.Sc. VPCD, menyarankan agar Anda tidak menerima dosis vaksin kedua.

"Ketika Anda mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, lalu mengalami alergi, maka Anda tidak boleh menerima suntikan kedua," sarannya di acara Webinar belum lama ini.

Namun, menjadi catatan ialah orang yang memang sudah punya riwayat alergi sebelumnya tapi bukan alergi berat, tidak usah khawatir untuk tetap divaksin. Jadi, bila Anda punya alergi terhadap udara, kacang, seafood, boleh divaksin.

"Tapi, orang dengan alergi harus memberitahu kondisi kesehatannya itu ke petugas pemberi vaksin," tambahnya.

Selain itu, tetap berada di area tempat penyuntikan vaksin Covid-19 selama 30 menit pun harus dijalankan. Ini bukan hanya untuk mereka yang punya alergi, tetapi untuk semua orang.

Hal tersebut menjadi penting, sambung dr Dirga, supaya vaksinator dapat memantau kondisi kesehatan Anda, apakah muncul efek samping atau tidak. Bila muncul, bisa langsung mendapat penanganan medis lebih lanjut.

"Kemunculan reaksi alergi berat itu biasanya 15 hingga 30 menit setelah penyuntikan. Jadi, setelah divaksin, jangan langsung pergi dari rumah sakit. Tetap diam di sana selama 30 menit," kata dr Dirga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini