Hari Ini Kasus Covid-19 Diprediksi Tembus 1 Juta, Apa Kata Pengamat Kesehatan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 481 2350858 hari-ini-kasus-covid-19-diprediksi-tembus-1-juta-apa-kata-pengamat-kesehatan-1VSsD6AkxV.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Pakar Kesehatan Prof. Ari Fahrial Syam memprediksi hari ini, Selasa (26/1/2021), jumlah kasus positif Covid-19 tembus angka psikologis 1 juta kasus. Mengingat, per 25 Januari 2021 angka kasus sudah mencapai 999.256.

Angka 1 juta kasus Covid-19 perlu dievaluasi sekaligus mendapat perhatian penuh oleh banyak pihak. Prof Ari mencatat beberapa faktor penyebab belum melandainya kasus Covid-19 di Indonesia.

"Sikap inkonsistensi kita semua masih terlihat dan berubah-ubahnya istilah dan peraturan membuat masyarakat semakin sulit memahami bagaimana sebenarnya arah pengendalian penanganan Covid-19 di negara tercinta ini," papar Prof Ari pada Okezone melalui pesan singkat, Selasa (26/1/2021).

Pandemi yang awalnya diperkirakan akan selesai dalam setahun, ternyata hanya harapan. Ya, pada kenyataannya setelah satu tahun penanganan, tanda-tanda berakhirnya pandemi belum dapat diprediksi.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Nyaris Sejuta, Kemenkes: Jangan Lihat Angkanya

Prof Ari menegaskan bahwa 1 juta kasus yang akan didapati hari ini perlu dievaluasi, khususnya di upaya pembatasan sosial dan mobilitas karena tampaknya belum efektif untuk mengendalikan jumlah kasus.

"Jumlah kasus aktif masih tinggi yakni di atas 150.000 kasus. Kondisi ini membuat ketersediaan berbagai fasilitas kesehatan seperti ruang isolasi dan ICU menjadi sangat terbatas," papar Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.

Bahkan, beberapa informasi yang diterima menjelaskan bahwa kapasitas ruangan sudah digunakan lebih dari 90 persen. Artinya, tidak mengejutkan kalau akhirnya banyak pasien yang menunggu kasur atau IGD penuh, terutama pada beberapa rumah sakit rujukan di kota besar, seperti DKI Jakarta.

"Belum lama ini juga kita mendengar ada pasien yang meninggal di IGD karena tak sempat masuk ICU," tambah Prof Ari. Kejadian tersebut tentu buntut dari semakin susahnya mendapatkan ruang ICU ataupun isolasi karena pasien Covid-19 terus bertambah setiap harinya.

Covid-19

Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa angka 1 juta kasus Covid-19 perlu disikapi serius oleh semua pihak, khususnya masyarakat untuk bisa membatasi mobilitasnya.

"Pembatasan mobilitas menjadi kunci agar penyebaran dan paparan Covid-19 dapat ditekan. Tentunya, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan tidak ragu dan takut untuk melakukan tes Covid-19 harus dilakukan juga," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini