Waspada! Mutasi Covid-19 Varian Inggris Ditemukan di Filipina

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 481 2351205 waspada-mutasi-covid-19-varian-inggris-ditemukan-di-filipina-Z2S0O1bESn.jpg Ilustrasi covid-19 jenis baru. (Foto: Okezone)

PEMERINTAH Filipina mengonfirmasi adanya kasus warga terinfeksi mutasi covid-19 varian Inggris. Presiden Filipina Rodrigo Duterte pun mengimbau warganya tetap berada di rumah karena virus corona jenis baru ini diklaim lebih cepat menular dibanding varian sebelumnya.

Adanya mutasi covid-19 yang berasal dari Inggris ini juga telah dikonfimasi secara langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Filipina Maria Rosario Vergeire.

Baca juga: Penelitian Ungkap Gejala Covid-19 Bisa Diketahui dari Kuku dan Daun Telinga 

"Sekarang kami menghadapi kasus transmisi lokal terbaru di mana seseorang dilaporkan telah menularkan komunitas dan keluarganya," ujarnya kepada ANC.

Dunia saat ini memang sedang berjuang mencegah persebaran varian baru covid-19 yang dikenal sebagai B.1.1.7.

Baca juga: Catat! Ini 11 Gejala yang Muncul karena Covid-19 Jenis Baru 

Banyak negara sudah mengeluarkan kebijakan larangan perjalanan, lockdown, hingga karantina. Sayangnya, tindakan ini dinilai tidak cukup karena mutasi virus corona varian Inggris itu cenderung lebih cepat menular dan mematikan.

Kementerian Kesehatan Filipina menyatakan varian B.1.1.7 menginfeksi 12 orang di kawasan Bontoc. Sementara 17 kasus lainnya tersebar di hampir seluruh penjuru negara.

Ini adalah kasus pertama dari mutasi covid-19 varian Inggris yang ditemukan di Filipina. Awal mula penularan terjadi setelah salah seorang warga baru saja melakukan perjalanan dari Uni Emirat Arab.

Buntut dari penemuan kasus ini, Duterte akhirnya mengeluarkan kebijakan larangan bagi anak berusia 10 hingga 14 tahun untuk beraktivitas di luar rumah. Kebijakan itu akan mulai dilaksanakan pada 1 Februari 2021.

Baca juga: Kelompok Usia di Bawah 20 Tahun Paling Berisiko Kena Covid-19 Jenis Baru 

Ilustrasi covid-19. (Foto: Ubergizmo)

"Saya khawatir varian terbaru ini akan menyerang generasi muda," ujar Duterte, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/1/2021).

Perlu diketahui, Filipina termasuk salah satu negara dengan jumlah kasus covid-19 terbesar di Asia Tenggara dengan total mencapai 515.000. Sementara 10.200 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Cegukan, Salah Satu Gejala Virus Corona Jenis Baru 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini