7 Jenis Istirahat yang Perlu Dilakukan saat Terlalu Sibuk

Uthari Handayani, Jurnalis · Selasa 26 Januari 2021 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 481 2351222 7-jenis-istirahat-yang-perlu-dilakukan-saat-terlalu-sibuk-BWUrClCmDG.jpg Ilustrasi istirahat. (Foto: Katemangostar/Freepik)

KESIBUKAN nyatanya telah membuat orang-orang tidak mengenal lagi istirahat. Padahal, selalu berada di bawah tekanan membuat mereka kehilangan banyak energi.

Menerapkan istirahat pada diri sendiri dengan tepat akan membuat tubuh seperti diisi ulang daya. Ini membuat akan lebih bugar, sehat, dan segar.

Baca juga: Berapa Lama Sebenarnya Waktu Istirahat Diperlukan di Jam Kerja? 

"Istirahat berbeda dengan tidur. Istirahat merupakan aktivitas restoratif," jelas dokter penyakit dalam Saundra Dalton-Smith MD, seperti dilansir Shape, Selasa (26/1/2021).

Dokter Dalton-Smith juga sudah mengategorikan tujuh tipe istirahat yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan pribadi seseorang. Apa saja? Ini daftarnya.

Ilustrasi karyawan

1. Istirahat kreatif

Ini merupakan tipe istirahat yang bisa menginspirasi dan memotivasi. Mencoba untuk keluar rumah dan menuju alam adalah pilihan terbaik. Temukan dan bangkitkan inspirasi untuk melanjutkan hidup yang lebih bersemangat.

2. Istirahat mental

Ketahuilah bahwa dunia ini bukan sekadar pekerjaan. Istirahatkan mental demi menenagkan pikiran yang kacau dan lebih fokus pada hal yang benar-benar penting. Dahulukan selalu diri sendiri dan lepaskan apa yang selama ini membebani. Lakukanlah meditasi atau berlari sebagai cara merenung.

Baca juga: Tak Hanya Fisik, 7 Hal Ini Juga Perlu Diistirahatkan 

3. Istirahat fisik

Lakukan istirahat ini untuk meredakan nyeri otot dan ketegangan tubuh serta membantu meningkatkan kualitas tidur. Lakukan kegiatan fisik yang dapat memulihkan kondisi tubuh. Bisa dengan peregangan, relaksasi, atau sekadar jalan-jalan di luar. Ini efektif untuk meredakan stres dan segala nyeri pada badan.

4. Istirahat sosial

Terlalu sibuk dengan dunia sendiri kadang membuat kita terasingkan dengan kerabat dekat. Mengistirahat diri dengan tipe sosial berarti menghabiskan waktu untuk berhubungan dengan orang-orang yang bisa meningkatkan kehidupan sendiri. Lakukanlah dengan keluarga, sahabat, atau kawan lama.

5. Istirahat emosional

Tidak jarang ada orang yang terbelenggu dalam suatu peran dan dibuat kelelahan karenanya. Mengistirahatkan emosi dan mengeluarkan segala kemampuan diri untuk berekspresi adalah satu hal yang perlu dilakukan. Ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi diri sendiri. Mau itu bentuk kesenangan atau kesedihan, lakukanlah. Tidak ada seorang pun yang bisa menghalanginya.

Baca juga: Ketahui Bahaya Tidur Kurang dari 8 Jam Semalam 

6. Istirahat sensorik

Buat rileks segala indra untuk benar-benar menyegarkan diri lagi. Mendekati keheningan adalah cara yang tepat untuk mendapatkannya. Sempatkan untuk "me time" agar terhindar dari segala kebisingan.

7. Istirahat spiritual

Istirahat spiritual berarti bentuk istirahat yang dapat mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Bukan hanya dengan agama yang terorganisasi, tapi dengan dunia dan seisinya. Dimulai dari dalam diri dengan meratapi kesedihan, lalu ke lingkungan sekitar dengan keluarga, hingga ke alam dengan mengapresiasinya.

Baca juga: Tips agar Anda Bisa Tidur Lebih Cepat dan Pulas 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini