5 Kesalahan Cara Mandi yang Justru Bikin Gangguan Kesehatan

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 481 2351780 5-kesalahan-cara-mandi-yang-justru-bikin-gangguan-kesehatan-TzWrASinyS.jpg Ilustrasi mandi. (Foto: Shutterstock)

MANDI menjadi hal wajib yang dilakukan seseorang untuk mengawali atau mengakhiri aktivitas sehari-hari. Umumnya mandi dilakukan dua kali sehari, tapi bisa juga lebih banyak.

"Kami mandi untuk membantu melepaskan sel-sel kulit mati serta menghilangkan minyak, kotoran, keringat, dan bakteri," kata Suzanne Friedler MD, dokter kulit bersertifikat dan instruktur klinis dermatologi di New York, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Everyday Health, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Demi Eksperimen, Dokter Ini Nekat Tak Mandi 5 Tahun 

Ia menerangkan, bakteri yang menempel di tubuh dapat menyebabkan bau badan. Terlebih lagi, minyak menjadi sumber menumpuknya bakteri. Jadi, mandi dan membersihkan tubuh bisa mengurangi risiko infeksi kulit. Namun, mandi terlalu banyak juga dapat menyebabkan kulit kering, gatal, serta eksim.

Meskipun mandi menjadi aktivitas sehari-hari, bukan tidak mungkin seseorang melakukan kesalahan secara berulang kali. Berikut ini lima kesalahan cara mandi Anda yang wajib Anda hindari.

Mandi. (Foto: Pixabay)

1. Mandi dengan suhu yang salah

Mandi dengan air dingin memang menyegarkan, tapi air yang sangat dingin juga bukan pilihan baik. Di sisi lain, air panas juga bukan pilihan yang tepat.

"Air panas menyebabkan tubuh Anda kehilangan minyak alami, membuat kulit kusam, kering, dan gatal," kata dr Friedler.

National Eczema Association merekomendasikan suhu hangat untuk mandi untuk mencegah masalah kulit kering seperti eksim.

Baca juga: Adiknya Diselingkuhi, Tetty Paruntu Copot James Kojongian dari Ketua Harian Golkar Sulut

2. Mandi terlalu lama

Mandi di bawah aliran air hangat memang terasa enak, tetapi terlalu lama di sana bisa merusak kulit. "Sama seperti air panas, mandi lebih lama menyebabkan kulit kehilangan lebih banyak minyak dan kelembapan," ungkap dr Friedler.

Menurut National Eczema Association, jika Anda mengalami masalah kulit kering, batasi mandi menjadi 5 hingga 10 menit.

3. Sabun sebelum sampo

Doris Day MD, dokter kulit bersertifikat dan profesor klinis dermatologi di New York University Langone Medical Center, mengatakan untuk mencegah jerawat dan iritasi kulit, gunakan sampo, bilas, lalu gunakan kondisioner, basuh tubuh Anda, baru bilas kondisioner dan sabun mandi pada saat yang bersamaan. Ini supaya kondisioner dan sisa sampo hilang dari kulit.

4. Mandi hanya di pagi hari

Mandi pagi membantu Anda lebih terjaga, namun jangan abaikan manfaat mandi sebelum tidur. Mandi air hangat sebelum tidur membantu orang tidur lebih cepat. Demikian menurut Sleep Medicine Reviews pada April 2019.

Kelebihan lain dari mandi malam yaitu jika Anda penderita alergi maka dengan mandi sebelum tidur akan membersihkan serbuk sari dari rambut dan kulit. Demikian menurut American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology.

Terakhir, dikarenakan masih masa pandemi, disarankan rajin mandi untuk mencegah persebaran covid-19 karena sabun dan air dapat membunuh virus.

"Jika Anda bekerja di tempat yang berinteraksi dengan banyak orang dalam ruang terbatas, sebaiknya segera mandi saat tiba di rumah dan sebelum menyapa keluarga," kata dr Friedler.

Baca juga: Langsung Mandi Usai Berolahraga Membahayakan Tubuh, Benarkah? 

5. Mandi terlalu sering

Tidak semua orang perlu mandi setiap hari. Saat musim dingin mungkin Anda tidak berkeringat dan kulit cenderung lebih kering. Faktanya, menurut informasi dari Harvard Medical School, Anda hanya membutuhkan mandi beberapa kali seminggu.

Jika Anda merasa perlu mandi dua kali sehari, Dokter Day menyarankan mandi sepenuhnya dan bilas cepat di waktu lainnya. "Kami tidak sekotor itu sebagai orang dewasa. Fokuskan pada bagian kotor seperti ketiak dan selangkangan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini