Begini Cara Penularan Virus Nipah ke Manusia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 481 2352241 begini-cara-penularan-virus-nipah-ke-manusia-aq2leaUtVl.jpg Ilustrasi cegah penularan virus nipah. (Foto: Freepik)

DI saat wabah covid-19 masih melanda, kini para ilmuwan mewaspadai adanya pandemi baru yang disebabkan oleh virus nipah (NiV). Virus nipah diketahui memiliki tingkat kematian hingga 75 persen dan belum ada vaksinnya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus nipah adalah penyakit zoonosis yang ditularkan ke manusia dari hewan. Bisa juga ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi atau langsung dari orang ke orang.

Baca juga: Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Ini Cara Mencegah Penularannya 

Mengutip dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Kamis (28/1/2021), dalam kasus di Bangladesh, virus nipah menyebar melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, seperti kelelawar atau babi, atau cairan tubuh mereka misalnya darah, urine, atau air liur.

Ilustrasi virus nipah. (Foto: Prostooleh/Freepik)

Selain pernah melakukan interaksi, mengonsumsi produk makanan yang telah terkontaminasi cairan tubuh hewan yang tertular, seperti nira sawit atau buah yang terkontaminasi kelelawar yang tertular, dapat membuat seseorang terjangkit virus nipah.

Baca juga: Muncul Virus Nipah, Sejumlah Farmasi Belum Siap Hadapi Pandemi Berikutnya 

Sementara bila Anda memiliki kontak erat dengan orang yang terinfeksi NiV atau cairan tubuhnya (termasuk tetesan hidung atau pernapasan, urine, atau darah) juga dapat menimbulkan potensi tertularnya wabah penyakit ini.

Pada kasus pertama wabah virus nipah yang terdeteksi, penderita mungkin terinfeksi melalui kontak dekat dengan babi yang terkontaminasi. Strain NiV yang diidentifikasi dalam wabah itu tampaknya ditularkan pada awalnya dari kelelawar ke babi, kemudian menyebar dalam populasi babi.

Kemudian orang-orang yang bekerja dekat dengan babi yang terinfeksi mulai jatuh sakit. Tidak ada penularan dari orang ke orang yang dilaporkan dalam kasus tersebut.

Sementara persebaran virus nipah dari orang ke orang dilaporkan terjadi di Bangladesh dan India. Ini paling sering terlihat pada keluarga dan pengasuh pasien yang terinfeksi NiV, dan dalam pengaturan perawatan kesehatan.

Baca juga: Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Gejalanya Bisa Sebabkan Koma 

Ilustrasi virus. (Foto: Kjpargeter/Freepik)

Penularan juga terjadi dari paparan produk makanan yang terkontaminasi hewan terinfeksi NiV, antara lain konsumsi nira mentah kurma atau buah yang telah terkena air liur atau air seni dari kelelawar yang terinfeksi.

Beberapa kasus infeksi virus nipah juga telah dilaporkan terjadi pada orang yang memanjat pohon tempat kelelawar sering bertengger.

Baca juga: Beroperasi 1 Februari 2021, Ini Logo Bank Syariah Indonesia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini