Nyeri Pinggang Tak Sembuh-Sembuh, Bisa Jadi Penyakit Autoimun Loh

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 481 2352557 nyeri-pinggang-tak-sembuh-sembuh-bisa-jadi-penyakit-autoimun-loh-CPAnOVDfG7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

RASA nyeri pada pinggang sering dianggap sebagai gangguan yang wajar dialami oleh hampir semua orang. Lebih dari 80% populasi di dunia pernah mengeluhkan nyeri pinggang.

Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa bahwa nyeri pinggang kemungkinan adalah gejala awal dari penyakit yang lebih serius seperti Axial Spondyloarthritis (AxSpA), penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan (artritis) pada sendi tulang belakang.

Tidak hanya pada persendian, tetapi penderita juga berpotensi mengalami gangguan peradangan entesis (daerah di mana ligamen dan tendon bertemu dengan tulang), uveitis (mata), psoriasis, serta peradangan pada usus.

sakit pinggang

AxSpA termasuk penyakit rematik inflamasi yang terkait dengan gen HLA-B27. Gen HLA-B27 ini berguna untuk klasifikasi AxSpA meskipun untuk diagnosis, HLA B-27 sendiri tidaklah cukup. Umumnya, gejala ini timbul pada usia kurang dari 45 tahun.

Menurut Dr. dr. Laniyati Hamijoyo, Sp.PD-KR, FINASIM, AxSpA terbagi ke dalam dua jenis, yaitu Non-radiographic Axial Spondyloarthritis (nr-axSpA) dan Ankylosing Spondylitis (AS).

"Gejala pada keduanya serupa yang biasanya ditandai oleh rasa nyeri dan kaku di pinggang dan berlangsung lebih dari 3 bulan," ujarnya dalam webinar Ada Bambu di Punggungku, Periksakan Dini Nyeri Pinggang.

Namun perbedaannya, lanjut Dr. Laniyati, pada nr-AxSpA, inflamasi tidak terlihat pada hasil foto rontgen melainkan dengan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI), walaupun orang tersebut merasakan gejala. Sedangkan pada AS, inflamasi sudah terdeteksi saat pemeriksaan radiografi.

Guna melihat adanya nr-AxSpA atau tidak, biasanya dokter akan merekomendasikan pasien untuk melakukan MRI. Pada umumnya, nr-AxSpA dianggap sebagai tahap pertama sebelum penyakit memburuk menjadi AS.

Dia melanjutkan, dalam kurung waktu dua sampai 10 tahun, sekitar 10-40% pasien dengan nr AxSpA akan berkembang menjadi AS. Untuk itu, penanganan yang cepat dan tepat memegang kontribusi yang sangat besar dalam mempertahankan kualitas hidup yang baik bagi pasien.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini