8 Penyebab Kucing Mengeong Terus-menerus, Salah Satunya Kesepian

Kezia Putri Sagita, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 612 2352160 8-penyebab-kucing-mengeong-terus-menerus-salah-satunya-kesepian-omZz9cEEbM.jpg Kucing mengeong. (Foto: Freepic Diller/Freepik)

PENYEBAB kucing mengeong bisa banyak hal. Pasalnya, ini merupakan cara berkomunikasi atau mengatakan sesuatu kepada sesama kucing atau pemiliknya. Jumlah mengeong juga bervariasi menurut ras kucing.

Anak kucing mengeong kepada ibunya saat lapar, kedinginan, atau ketakutan. Tetapi begitu kucing bertambah besar, mereka menggunakan vokalisasi lain seperti menguap, mendesis, atau menggeram untuk berkomunikasi satu sama lain.

Baca juga: 5 Makanan Anda yang Aman Diberikan ke Kucing 

Namun jika kucing Anda mengeong terus-menerus atau lebih banyak dari biasanya, coba cari tahu penyebabnya terlebih dahulu. Setelah mengetahui alasannya, Anda dapat berusaha membantu membuat kucing tersebut lebih sedikit mengeong.

Seperti dikutip dari WebMD, Kamis (28/1/2021), berikut ini beberapa penyebab kucing mengeong terus-menerus.

Kucing. (Foto: Okezone)

1. Sakit

Berbagai penyakit dapat menyebabkan kucing merasa lapar, haus, atau sakit yang bisa menyebabkan mengeong secara berlebihan. Lakukan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter hewan. Kucing dari segala usia juga dapat mengembangkan penyakit tiroid atau ginjal yang terlalu aktif, dan keduanya dapat menyebabkan vokalisasi yang berlebihan.

2. Mencari perhatian

Layaknya manusia, kucing juga tidak suka sendirian. Kucing sering mengeong untuk memulai permainan, mengelus, atau mengajak Anda berbicara dengannya. Luangkan waktu berkualitas setiap hari bersama kucing Anda, bermain dan berbicara dengan mereka.

Baca juga: Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Ini Cara Mencegah Penularannya

3. Lapar

Mungkin tidak jarang setiap kali saat Anda berjalan ke dapur, kucing mengikuti dan mengeong. Ia seperti berharap mendapat makanan. Juga, banyak kucing menjadi sangat vokal/banyak mengeong saat mendekati waktu makan mereka.

4. Mengenal orang yang disukai

Banyak kucing mengeong saat orang-orangnya yang dikenalnya pulang, atau bahkan ketika bertemu di rumah. Mungkin hal ini cukup sulit untuk dihentikan, tetapi anggaplah itu sebagai anak kucing yang mengatakan bahwa mereka senang melihat Anda.

5. Kesepian

Jika hewan peliharaan Anda menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian dalam sehari, hibur dia. Anda bisa meletakkan tempat makan di luar jendela, lalu tinggalkan mainan dengan makanan di dalamnya.

6. Stres

Kucing yang mengalami stres sering kali menjadi lebih vokal. Cobalah untuk menemukan apa yang membuat hewan peliharaan Anda stres dan bantu mereka menyesuaikan diri dengan perubahan. Jika itu tidak memungkinkan, beri kucing Anda perhatian ekstra dan waktu untuk membantu menenangkannya.

Baca juga: 10 Tanda Kucing Menyayangimu, Menggemaskan Ya! 

Maryam al Balushi asal Oman memelihara 480 kucing dan 12 anjing. (Foto: Twitter/Oddity Central)

7. Menua

Seperti halnya manusia, kucing juga dapat menderita suatu bentuk kebingungan mental, atau disfungsi kognitif, seiring bertambahnya usia. Mereka menjadi bingung dan sering menangis sedih tanpa alasan yang jelas, terutama pada malam hari. Cahaya malam terkadang dapat membantu jika kucing Anda mengalami disorientasi di malam hari, atau minta resep obat ke dokter hewan untuk mengatasi gejala ini.

8. Ingin berkembang biak

Jika kucing Anda tidak dikebiri, mungkin akan mendengar lebih banyak suara. Betina mengeong saat birahi, sedangkan jantan mengeong saat mencium bau betina yang sedang birahi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini