Takut Jelek, Remaja 16 Tahun Oplas 100 Kali

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 612 2352471 takut-jelek-remaja-16-tahun-oplas-100-kali-I9TBu1EJzq.jpg Remaja oplas (Foto: Oddity)

Remaja putri berusia 16 tahun ini, dikenal publik sebagai pecandu operasi plastik alias oplas termuda di China. Mengingat ia diduga telah menjalani kurang lebih 100 tindakan operasi, hanya dalam waktu singkat.

Zhou Chuna, influencer muda asal China dengan jumlah pengikut lebih dari 300.000 di media sosial China, Sina Weibo. Sebagai influencer, Zhou bisa dikatakan mendapatkan ketenaran berkat oplas.

 sebelum dan sesudah oplas

Lewat akun sosial media pribadinya, remaja 16 tahun ini mendokumentasikan perjalanan perubahan fisiknya dalam jangka waktu tiga tahun. Dari gadis normal biasa, menjadi gadis yang memiliki penampilan bak boneka yang mana ia peroleh lewat kurang lebih 100 tindakan operasi plastik dan prosedur kosmetik lainnya.

Kepada para pengikutnya di Weibo, Zhou mengisahkan dulu penampilan dirinya yang dianggap jelek, selalu jadi bahan ejekan teman-teman sekitarnya. Orang-orang yang meledeknya, memanggil Zhou dengan sebutan yang memalukan, membuat candaan yang kejam, hingga mendapatkan tindakan perundungan di sekolah.

Hingga akhirnya di usia ke-13, Zhou mendapati bahwa operasi plastik mengubah rupa wajahnya bisa jadi solusi atas masalah yang ia alami. Di usia sangat belia ini, Zhou memutuskan untuk menjalani operasi kelopak mata.

“Perilaku semua orang kepadaku jadi lebih ramah setelah aku operasi kelopak mata. Di situ aku merasakan hasil manis dari operasi plastik,” kata Zhou, seperti dikutip Odditycentral, Kamis (28/1/2021).

Sepanjang tiga tahun, Zhou diduga telah menjalani sekitar 100 tindakan prosedur kosmetik. Mulai dari suntik filler, operasi mata bentuk Barbie, implants payudara, sedot lemak, hingga operasi tulang rawan telinga.

Kecanduan operasi plastik ini membuat Zhou mengeluarkan dana hingga kurang lebih Rp8,7 miliar yang mana sebagaian besar diperoleh dari kedua orangtuanya. Zhou mengaku, orang tuanya tidak punya pilihan selain mendukung keinginannya karena jika tidak ia mengancam akan keluar sekolah dan mencari uang sendiri untuk membiayai operasi plastiknya.

Zhou menyebut, meski sudah menjalani begitu banyak operasi plastik dan prosedur kosmetik lainnya. Ia mengaku belum puas, dan merasa tidak pernah menyesal atas keputusannya untuk operasi plastik.

“Aku tidak akan pernah puas dengan penampilanku. Aku selalu berpikir, aku akan terlihat lebih cantik setelah operasi plastik berikutnya. Aku hanya menyesal, kenapa aku tidak operasi plastik lebih awal. Tidak minum air atau makan, aku tidak masalah tapi aku tak bisa hidup tanpa operasi plastik,” lanjutnya.

Meski merasa senang dengan visual penampilan dirinya, Zhou tak menampik ia menyakini efek samping di tubuhnya atas transformasi ektrim dirinya ini.

Mulai dari kulit mengendur di bagian tubuh tertentu, banyak bekas sayatan, hingga kehilangan ingatan karena frekuensi anastesi yang ia terima. Tapi ini semua, tak membuat Zhou stop dari kecanduannya operasi plastik.

“Aku tidak pernah takut rasa sakit, aku takut jelek,” pungkas Zhou.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini