Bahaya Skipping Meal untuk si Kecil, Lebih Baik Cegah Ya Bund!

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 481 2353210 bahaya-skipping-meal-untuk-si-kecil-lebih-baik-cegah-ya-bund-Gu1yWNAatz.jpg Ilustrasi. (Foto: Feedingmykid)

ANAK-anak menjadi sangat produktif meski berkegiatan di rumah. Namun beberapa orang ditemukan bahwa mereka mengalami kasus skipping meal (melewatkan makan).

Salah satu alasannya adalah karena rasa makanan kurang enak dan variasinya terbatas. Jangan diabaikan ya, karena skipping meal bisa mengganggu status gizi harian seseorang loh.

Baca Juga: Hindari Kesalahan Ini saat Makan Malam, Nomor 6 Paling Bahayakan Kesehatan

anak

Dijelaskan Dosen IPB Dr Rimbawan, cita rasa dan variasi menu yang membosankan dapat membuat seseorang memilih skipping meal. Karena itu, sangat penting bahwa orangtua harus memerhatikan pola makan anak.

"Saya rasa pemenuhan asupan gizi anak usia sekolah ini menjadi penting, terutama di masa pandemi Covid-19," katanya lewat keterangan resmi School Lunch Program (SLP) Ajinomoto. 

Dengan menambahkan varian makanan bercita rasa lezat, anak-anak menjadi lebih berselera untuk makan. Kemudian asupan gizinya pun meningkat.

Orangtua harus bertanggung jawab atas pemenuhan gizi anak, sehingga edukasi juga sanhat diperlukan. "Jika tanggung jawab semula ditujukan kepada guru, harus diubah sasarannya menjadi orangtua,” ucap Dr Rimbawan.

Dr Rimbawan menegaskan bahwa para santri membutuhkan peningkatan asupan gizi yang signifikan. Makanan yang mereka lahap harus terdiri dari energi, protein, lemak, karbohidrat, zat besi, dan vitamin C.

Baca Juga: 9 Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas Ya, Ketahui Dampaknya

Selain pola makan, edukasi lain yang menjadi bekal adalah meningkatkan kadar hemoglobin, serta mengurangi prevalensi anemia yang signifikan. Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga penting dipraktikkan. Dalam kesempatan ini, Dr Rimbawan juga melakukan studi di Pondok Pesantren Darussalam & Pondok Pesantren Darul Falah, Bogor.

“Kita harus bergerak cepat mencari solusi agar edukasi gizi mengenai cara pemenuhan gizi anak sekolah dapat sampai pada orangtua dengan baik,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini