Pakai Kacamata Pintar Ini 90 Menit, Diklaim Bisa Sembuhkan Rabun Jauh

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 612 2352964 pakai-kacamata-pintar-ini-90-menit-diklaim-bisa-sembuhkan-rabun-jauh-t8BgZdZ1vu.jpg Kacamata pintar ini diklaim bisa sembuhkan rabun jauh. (Foto: Kubota Pharmaceutical/Oddity Central)

PERUSAHAAN farmasi asal Jepang mengklaim telah mengembangkan kacamata pintar unik yang tidak biasa. Jika dipakai satu jam per hari, kacamata ini dipercaya dapat menyembuhkan miopia atau rabun jauh.

Miopia adalah kondisi oftalmologis umum di mana seseorang dapat melihat objek jarak dekat dengan jelas, tetapi objek yang lebih jauh terlihat kabur. Untuk mengimbangi keburaman ini, seseorang biasanya memakai kacamata atau lensa kontak.

Baca juga: Koleksi Kacamata Keren Amanda Manopo, Harganya Capai Rp5 Jutaan 

Alternatif lain yang biasa dilakukan untuk menyembuhkan miopia adalah operasi refraksi yang lebih invasif. Tetapi salah satu perusahaan Jepang, Kubota Pharmaceutical Holdings, mengklaim telah menemukan cara non-invasif baru untuk menangani miopia hanya dengan menggunakan kacamata pintar.

Kacamata pintar Kubota. (Foto: Kubota Pharmaceutical/Oddity Central)

Sebagaimana dikutip dari Oddity Central, Jumat (29/1/2021), kacamata ini memproyeksikan gambar dari lensa unit ke retina pemakainya untuk memperbaiki kesalahan refraksi yang menyebabkan rabun jauh. Kabarnya memakai perangkat ini selama 60 hingga 90 menit sehari memperbaiki miopia.

Baca juga: Arya Saloka Pakai Kacamata Rp6 Juta, Netizen: Menangis Dompet Kosongku Melihat Ini 

Kacamata pintar ini dibuat oleh dr Ryo Kubota dari Kubota Pharmaceutical Holdings. Tapi, mereka masih menguji perangkat tersebut yang dikenal sebagai Kubota Glasses. Mereka coba menentukan berapa lama efeknya dapat bertahan setelah pengguna memakai perangkat ini.

Menurut siaran pers perusahaan pada Desember 2020, kacamata pintar ini mengandalkan mikro-LEDS untuk memproyeksikan gambar virtual pada bidang visual periferal untuk secara aktif merangsang retina. Ternyata hal tersebut bisa dilakukan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari pemakainya.

"Produk ini, yang menggunakan teknologi lensa kontak multifokal, secara pasif menstimulasi seluruh retina perifer dengan cahaya yang secara miopik didefokus oleh kekuatan non-sentral dari lensa kontak," tulis pernyataan resmi tersebut.

Dalam keterangan itu disebutkan pula bahwa teknologi Kubota Glasses memanfaatkan nanoteknologi dalam perangkat berbasis kacamata elektroniknya. Ini berupaya mengurangi perkembangan miopia dengan secara aktif merangsang retina untuk waktu yang lebih singkat.

Perusahaan farmasi tersebut memulai uji klinis pada musim panas tahun 2020. Saat ini sedang melakukan uji klinis terhadap 25 orang di Amerika Serikat (AS) untuk menilai keefektifan kacamata pintarnya.

Baca juga: 8 Pemahaman Salah Mengenai Kacamata Hitam, Termasuk soal Bisa Kedaluwarsa 

Mereka berencana mulai menjual perangkat di Asia pada paruh kedua 2021. Namun, perusahaan memiliki rencana memasuki pasar lain di masa depan. Mereka juga mengerjakan perangkat jenis lensa kontak yang dapat mengoreksi miopia untuk orang-orang yang tidak tahan menggunakan kacamata.

"Kami berniat menjualnya terlebih dahulu di Asia yang memiliki rasio rabun jauh tinggi," tuntas Ryo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini