Belajar Online Membuat Anak Rentan Stres, Ini Kata Psikolog

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 612 2353308 belajar-online-membuat-anak-rentan-stres-ini-kata-psikolog-6opbVVfcaN.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAMA pandemi Covid-19, anak-anak melakukan belajar online di rumah saja. Tak dapat dipungkiri, mereka ternyata rentan stres loh.

Hal tersebut dipaparkan dalam webinar yang dihelat Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Siberkreasi dan tim Komunikasi Sosial Politik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Temanya terkait ​Tantangan dan Solusi Menghadapi Pembelajaran Jarak Jauh.

Dikatakan Psikolog Klinis Liza M Djaprie, tantangan yang dihadapi anak-anak di era pandemi ini bisa jauh lebih berat. Karena fase kanak-kanak adalah fase bermain, juga kemampuan analisa dan verbalnya masih terbatas

 Belajar

"Anak belum memiliki kemampuan regulasi stress yang baik, anak juga masih sangat bergantung pada lingkungan dan anak adalah ‘penyerap lingkungan’ yang baik," katanya

“Kalau di psikologi ada satu teori ‘children see, children do’, apapun yang anak lihat, anak lakukan, dalam konsep ini berarti sebelum mencetak anak tangguh, orang tua dan guru dulu yang harus tangguh”, lanjut dia.

Bukan saja anak-anak, ditambahkan Wijaya Kusumah dari IG TIK- PGRI, tantangan pembelajaran jarak jauh juga dihadapi para guru. Maka itu, guru harus lebih banyak belajar beradaptasi dan berinovasi.

“Memang internet menjadi salah satu kendala dalam pembelajaran jarak jauh, tapi esensinya sebenarnya bapak ibu guru harus bisa menggunakan berbagai media seperti sms, telepon, email, atau untuk daerah yang sudah hijau dan bisa bertemu, bapak ibu bisa berkunjung, nama istilahnya ‘guling’ atau guru keliling”, pungkas Wijaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini