Kabar Baik, Vaksin Novavax 89% Efektif Atasi Covid-19 Jenis Baru di Inggris

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 481 2353426 kabar-baik-vaksin-novavax-89-efektif-atasi-covid-19-jenis-baru-di-inggris-WGwfySHdgR.jpg Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

VAKSIN Novavax disebut efektif mengatasi covid-19 jenis baru di Inggris. Bahkan tingkat efektivitasnya diklaim mencapai 89,3 persen. Ini didapat dari uji klinis berskala besar di Inggris.

Berdasarkan laporan editor BBC bidang medis, Fergus Walsh, Vaksin Novavax jadi vaksin pertama dalam uji klinis yang mampu melawan covid-19 jenis baru di Inggris.

Baca juga: Benarkah Covid-19 Jenis Baru Lebih Berbahaya? 

Sementara Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyambut "kabar baik" ini dan mengatakan pihak regulator obat-obatan Inggris bakal segera meninjau vaksin tersebut.

Jika disetujui oleh Badan Pengawas Produk Obat dan Kesehatan (MHRA), pemerintah mengatakan Vaksin Novavax akan dikirim pada paruh kedua tahun ini.

Ilustrasi vaksin covid-19.

Inggris sendiri telah memesan sebanyak 60 juta dosis Vaksin Novavax yang dibuat di Stockton-on-Tees di barat laut Inggris.

Sejauh ini Inggris sudah menyetujui tiga vaksin covid-19 untuk penggunaan darurat. Masing-masing adalah vaksin buatan Oxford University dan AstraZeneca, vaksin buatan Pfizer dan BioNTech, serta vaksin buatan perusahaan farmasi Moderna.

Baca juga: Musim Mudik Liburan Imlek di China Sepi, Pengamanan Diperketat

Tidak seperti Vaksin Pfizer dan Moderna, vaksin buatan Novavax dapat disimpan di kulkas biasa sehingga pendistribusiannya jadi lebih mudah.

Dikutip dari BBC, Sabtu (30/1/2021), pihak Novavax menyatakan uji klinis vaksinnya memperlihatkan hasil 89,3 persen efektif mencegah covid-19. Ini diketahui dalam uji klinis fase ketiga yang melibatkan 15.000 relawan berusia 18 sampai 84 tahun. Dari jumlah itu, 27 persen di antara mereka berusia di atas 65 tahun.

Adapun dalam uji klinis di Afrika Selatan, yang sebagian besar kasusnya tergolong varian baru virus covid-19 asal Afsel, Vaksin Novavax bekerja 60 persen efektif di antara para relawan yang tidak mengidap HIV.

Direktur Eksekutif Novavax, Stan Erck, mengatakan hasil dari uji klinis di Inggris "spektakuler" dan baik seperti yang diharapkan. Menanggapi hasil uji klinis di Afsel, dia mengatakan, "Di atas ekspektasi banyak orang."

Dia mengatakan kepada BBC, pabrik pembuatan vaksin di Stockton-on-Tees diharapkan berjalan pada Maret atau April, selagi menunggu persetujuan dari MHRA.

Baca juga: Waspada! Mutasi Covid-19 Varian Inggris Ditemukan di Filipina 

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock menegaskan Layanan Kesehatan Inggris (NHS) "siap" menjalankan vaksinasi jika mendapat persetujuan MHRA.

"Ini kabar positif, dan jika disetujui regulator obat-obatan, Vaksin Novavax akan menjadi pendorong signifikan terhadap program vaksinasi kami dan merupakan senjata tambahan dalam persenjataan kami untuk mengalahkan virus buruk ini," katanya.

Peter Openshaw, profesor bidang obat eksperimen dari Imperial College London, mengatakan temuan bahwa vaksin tersebut memberi perlindungan tingkat tinggi dalam uji klinis di Inggris adalah kabar "bagus". Namun, efektivitas yang lebih rendah dalam uji klinis di Afsel, menurutnya, menjadi "kerisauan".

Baca juga: Penelitian Ungkap Gejala Covid-19 Bisa Diketahui dari Kuku dan Daun Telinga 

Inggris telah memesan 100 juta dosis Vaksin Oxford-AstraZeneca dan 40 juta Vaksin Pfizer-BioNTech. Sebanyak 17 juta dosis Vaksin Moderna juga telah dipesan.

Pemerintah Inggris berharap semua orang dalam empat kelompok prioritas yang mencakup 15 juta individu mendapat dosis pertama hingga pertengahan Februari 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini