Menkes Tegaskan Vaksinasi Wajib Anak Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 481 2353472 menkes-tegaskan-vaksinasi-wajib-anak-tetap-berjalan-di-tengah-pandemi-covid-19-1Mg1WiWiOF.jpg Ilustrasi vaksinasi anak. (Foto: Vancitybuzz)

MENKES Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi wajib anak tetap berjalan di tengah program vaksinasi covid-19. Ia pun memberikan arahan agar tidak menghentikan vaksinasi seperti polio, hepatitis, tetanus, dan lainnya pada anak. Pasalnya, anak-anak membutuhkan vaksin dan tindakan ini juga demi masa depan Indonesia selama 30 tahun mendatang. Jika anak-anak tidak sehat akan menjadi masalah di kemudian hari.

"Jadi 170 juta vaksinasi akan tetap jalan, ditambah dengan 426 juta vaksin di tahun ini. Jadi sekira 600 juta," jelas Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam webinar 'Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit' yang disiarkan langsung MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/1/2021).

Baca juga: Masuk 40 Negara Pertama Vaksinasi Covid-19, Menkes Budi: Indonesia BeruntungĀ 

"Ini sebabnya akan memberikan tekanan kepada infrastruktur pengiriman vaksin yang ada, yang biasanya sering dipakai jadi tinggi. Terutama tempat-tempat penyimpanan suhu antara 2 sampai 8 derajat Celsius. Oleh sebab itu, kita bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki rantai logistik dingin untuk membantu agar proses delivery ini dapat berjalan dengan mulus," tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia diketahui juga sedang gencar mengupayakan proses vaksinasi covid-19 bagi 181.554.465 penduduk yang dijadwalkan hingga Maret 2022. Pemberian vaksin ini dalam upaya menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity sebagai langkah memutus mata rantai penularan virus corona di Tanah Air.

Baca juga: Menkes: Dalam 12 Bulan Diharapkan 70% Rakyat Indonesia Selesai DivaksinĀ 

Kini Indonesia telah mendapatkan 3 juta dosis vaksin serta 15 juta bahan baku vaksin covid-19 dari Sinovac Biotech. Nantinya bahan baku tersebut akan diproduksi menjadi 12 juta Vaksin Sinovac yang diperkirakan selesai pada minggu kedua Februari 2021.

Selain itu, pemerintah juga berhasil melakukan kesepakatan untuk mendatangkan 15 juta dosis Vaksin Sinovac lagi pada Maret 2021.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan alur disitribusi yang saat ini dilakukan adalah pengiriman 3 juta vaksin ke seluruh Indonesia untuk tenaga kesehatan. Proses pengiriman sudah dilakukan pada 3 Januari 2021 malam dan susulannya dikirim pada akhir minggu kedua Januari sebanyak 1,8 juta dosis.

"Pengiriman dibantu oleh aparat TNI dan Polri, juga dibantu oleh pemerintah daerah di level provinsi serta pemerintah di level kotamadya dan kabupaten. Memang yang dialami saat ini adalah kapasitas penampungan vaksin yang pas atau mepet. Karena setiap tahunnya Indonesia juga harus melakukan vaksinasi ke 170 juta anak," terangnya.

Baca juga: Cara Jitu Panglima TNI Menangkan Perang Informasi Vaksin Covid-19Ā 

Vaksin anak di tengah pandemi covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini