Perlukah Tes PCR Sebelum Vaksinasi Covid-19?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 481 2353549 perlukah-tes-pcr-sebelum-vaksinasi-covid-19-MOEWXJ4XJy.jpg Ilustrasi tes PCR untuk deteksi covid-19. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

PROSES vaksinasi covid-19 sudah dimulai pemerintah sejak 13 Januari 2021. Kali ini menyasar para tenaga kesehatan (tenkes) yang dianggap sebagai kelompok rentan dan mudah terpapar virus corona. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang bingung dengan pemeriksaan kesehatan sebagai prosedur utama vaksinasi covid-19.

Anggota Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Dr dr Sukamto Koesnoe SpPD K-AI FINASIM, mengatakan seseorang yang hendak divaksin tidak perlu melakukan pemeriksaan laboratorium tertentu seperti tes PCR atau Polymerase Chain Reaction untuk memastikan apakah termasuk orang yang sudah memiliki kekebalan atau tidak.

Baca juga: Dokter Tompi Tegaskan Tes PCR Belum Tentu Akurat Deteksi Covid-19 

"Jadi cukup dengan diagnosis yang diberikan oleh dokter. Jadi kenapa dipilah yang sudah sakit tidak diberikan vaksin, karena ada bukti yang menyatakan kekebalan tubuh akan muncul secara alami," terang dr Sukamto dalam webinar 'Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit' yang disiarkan langsung MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/1/2021).

Kenapa tidak perlu diperiksa?

Menurut dr Sukamto ada bukti yang menyatakan kalau seseorang yang memiliki antibodi, apabila divaksin maka aman. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut dengan hal tersebut.

Baca juga: Menristek Sebut Varian Baru Covid-19 Ganggu Akurasi Tes PCR 

"Vaksin kedua yang diberikan dua minggu setelah vaksin yang pertama tidak bikin sakit orang yang divaksin. Para pejabat kita sudah masuk ke vaksin yang kedua dan aman. Tidak penting mengetahui ada kekebalan dalam tubuh kita, tapi menyiapkan agar siap untuk divaksin," tambahnya.

Meski demikian, dr Sukamto berpesan kepada sejumlah masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu seperti hipertensi, asma, gula darah, dan sejumlah penyakit lainnya supaya tetap terkontrol dengan baik sehingga siap dilakukan vaksinasi.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini