Waspada Kanker Serviks, Cegah sejak Dini

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 31 Januari 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 31 481 2353812 waspada-kanker-serviks-cegah-sejak-dini-H1FlHtbImJ.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Saat ini, kanker serviks masih menjadi penyakit menakutkan dan memakan banyak korban jiwa. Padahal, penyakit tersebut merupakan salah satu kanker yang dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi HPV dan IVA Test atau Pap smear.

Menurut data GLOBOCAN 2020, Human Papilloma Virus (HPV) sebagai penyebab kanker serviks telah merengut 21.003 jiwa, dan terdapat 36.633 kasus baru terhadap perempuan.

Setidaknya, 50 perempuan di Indonesia meninggal setiap harinya akibat kanker serviks. Hal tersebut menjadikan kanker serviks sebagai kanker yang paling sering dialami dan berada di urutan kedua di Indonesia. Mengerikannya lagi 80 persen kasus kanker serviks lebih banyak diketahui saat sudah pada stadium lanjut.

Kanker Serviks

Ketua Umum Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia (HOGI), Prof. Dr. dr. Andrijono, SpOG, K-onk,mengatakan pada kondisi seperti ini, pengobatan menjadi lebih sulit, dan lebih mahal. Namun tingkat keberhasilan untuk sembuhnya pun semakin menurun. Oleh sebab itu. Edukasi akan pentingnya melakukan pemeriksaan dan bahaya mengenai kanker serviks sangat diperlukan bagi masyarakat.

“Dalam rangka Bulan Peduli Kanker Serviks dan Hari Kanker Sedunia memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kanker serviks, gejala dan pencegahannya. Kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya para perempuan akan bahaya kanker serviks, dan pentingnya vaksinasi HPV serta skrining/deteksi dini melalui IVA test/pap smear,” terang dr. Andrijono, dalam webinar ‘Lindungi Diri dan Orang Terkasih dari Kanker Serviks,’ Sabtu (30/1/2021).

Baca Juga : 4 Hal yang Harus Diketahui Setiap Perempuan tentang Kanker Serviks

Lebih lanjut, upaya pencegahan kanker serviks sangat penting dilakukan sesegera mungkin, sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO). Salah satu caranya dengan melakukan vaksinasi HPV yang membuat tubuh membentuk antibodi terhadap virus HPV, sehingga tubuh memiliki kekebalan terhadap virus yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks.

"Selain menyebabkan kanker serviks pada perempuan, virus HPV juga dapat menyebabkan beberapa penyakit kulit dan kelamin pada laki-laki. Vaksinasi dianggap sebagai pencegahan primer karena telah terbukti menurunkan insiden kanker serviks. Melalui program vaksinasi HPV, Australia berhasil menurunkan insiden kanker hingga 40 persen. Bahkan, Australia telah mencanangkan 2030 bebas kanker serviks karena memulai program vaksinasi HPV nasional sejak 2007,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini