Ternyata Kucing Tidak Boleh Diberi Nasi, Simak Alasannya

Antara, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 31 612 2354086 ternyata-kucing-tidak-boleh-diberi-nasi-simak-alasannya-WEvohkHg1l.jpg Kucing ternyata jangan diberi makan nasi. (Foto: Chunlea Ju/Unsplash)

Kadar protein dalam makanan khusus kucing atau anjing dewasa lebih rendah untuk menunjang fungsi ginjal yang menurun. Kucing dan anjing juga butuh asupan serat. Bila kurang serat, mereka bisa mengalami diare, tapi bila berlebihan juga bakal mengakibatkan sembelit. Vitamin juga dibutuhkan dalam porsi yang pas. Kekurangan vitamin mengakibatkan hilang nafsu makan, sementara kelebihan vitamin bisa berujung kepada masalah kesehatan.

Lemak, sumber energi kedua baik untuk anjing dan kucing, lebih banyak diberikan pada formulasi pakan yang ditujukan untuk anjing atau kucing yang sedang bunting serta menyusui, atau hewan yang sedang sakit. Sebab, lemak bisa meningkatkan selera makan dan menyediakan 2,5 kali energi lebih besar dibandingkan protein dan karbohidrat dengan berat yang sama.

Baca juga: 5 Makanan Anda yang Aman Diberikan ke Kucing 

"Namun pemberian lemak secara berlebihan tidak baik karena bisa memicu gangguan kesehatan," kata drh Radhiyan.

Ada dua jenis makanan dari pabrik yang ditujukan untuk anjing dan kucing yakni makanan kering dan makanan basah. Dia menjelaskan, makanan basah punya kandungan air yang lebih tinggi tapi dari segi nutrisi kandungan dalam makanan kering lebih tinggi.

Jika Anda memilih memberi makanan hewan peliharaan yang diproduksi pabrik, berikan sesuai kebutuhan. Jangan berikan makanan anjing kepada kucing.

Ia menuturkan, formulasi pakan untuk kucing dan anjing berbeda jadi berikanlah makanan sesuai dengan jenisnya. Bagi pemilik kucing yang memilih untuk memberikan makanan anjing karena harga biasanya lebih murah, ada dampak negatif yang nantinya bisa terjadi, yakni masalah kesehatan mata dan jantung pada kucing.

Baca juga: 10 Tanda Kucing Menyayangimu, Menggemaskan Ya! 

Air Bersih

Jangan lupa selalu menyediakan air bersih untuk hewan peliharaan, sebab 90 persen kadar air dalam tubuh anjing dan kucing didapatkan dari makanan dan minuman yang dimakan. Jangan biarkan hewan peliharaan meminum air dari sumber yang kotor, seperti kolam ikan atau air di kamar mandi yang bisa menyebabkan diare hingga cacingan akibat air yang tidak higienis.

Ada pemilik "anak bulu" yang memilih untuk membuat makanan sendiri bagi peliharaan mereka. Jika ingin memberikan ikan kepada kucing, panaskan dulu agar matang dengan cara dikukus atau direbus. Selain itu, berikan pakan yang berbeda secara bergantian karena setiap bahan baku punya nilai nutrisi berbeda.

Misalnya, dalam satu pekan berikan kucing pakan dari ikan, sisanya berikan makanan dari bahan baku unggas. Jangan lupa untuk memberikan multivitamin tambahan. Sementara serat bisa didapat dengan menggunakan agar-agar.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini