Selebgram AK Ditangkap Narkoba, Ini 5 Bahaya Konsumsi Sabu

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 08:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 481 2354195 selebgram-ak-ditangkap-narkoba-ini-5-bahaya-konsumsi-sabu-CuDghZiCrb.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Selebgram AK ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkoba pada 27 Januari 2021. Hal ini diperkuat dengan hasil tes urine AK.

“Ketangkapnya di kamar Hotel C Pancoran. Positif metamfetamin atau sabu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (1/2/2021).

Baca Juga : Positif Sabu, Selebgram AK Ditangkap Polisi

Sabu sendiri jika dikonsumsi dapat menimbulkan banyak masalah bagi tubuh. Melansir Medical News Today, Sabtu (18/7/2020), berikut dampak negatif konsumsi sabu : 

1. Kecanduan dan ketergantungan

Narkoba

Metamfetamin memiliki potensi penyalahgunaan dan ketergantungan yang tinggi. Kecanduan psikologis dapat berkembang dalam waktu yang relatif singkat karena metamfetamin sangat membuat ketagihan. Penyebabnya lantaran sejumlah besar dopamin tetap berada di dalam sel-sel otak sinapsis untuk jangka waktu yang lama. Belum lagi berhenti menggunakan metamfetamin dapat menyebabkan kelelahan, depresi mental, mudah marah, apatis, dan disorientasi sehingga membuat pengguna merasa perlu mengonsumsinya lagi.

Baca Juga : Selebgram AK Ditangkap Bersama Temannya

2. Masalah jantung dan stroke

Penggunaan sabu jenis metamfetamin meningkatkan risiko masalah jantung seperti nyeri dada, irama jantung abnormal, dan tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung, diseksi aorta akut, atau kematian jantung mendadak bahkan walaupun hanya menggunakan untuk pertama kalinya.

3. Kerusakan gigi

Penyalahgunaan metamfetamin juga dapat menyebabkan kerusakan gigi begitu parah sehingga sebagian besar gigi membusuk sehingga perlu dicabut.

4. Penyakit Parkinson

sabu

Metamfetamin mungkin memiliki efek neurologis yang tidak hilang jika seseorang berhenti menggunakan obat. Para peneliti telah menghubungkan penggunaan dengan risiko yang lebih tinggi dari penyakit Parkinson. Misalnya suatu kondisi yang mempengaruhi saraf gerakan.

5. Risiko lainnya

Risiko kesehatan lainnya termasuk kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit yang ditularkan melalui darah, seperti hepatitis karena menggunakan obat dengan cara disuntik. Selain itu, karena ada kemungkinan diproduksi secara ilegal ada risiko keracunan dari zat yang tidak diketahui. Zat ini juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, belajar, memahami, dan mengingat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini