Selebgram Abdul Kadir Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Ini Efek Sabu terhadap Otak

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 481 2354210 selebgram-abdul-kadir-ditangkap-polisi-terkait-norkoba-ini-efek-sabu-terhadap-otak-I8QKA6bdYo.jpg Selebgram Abdul Kadir (Foto : Instagram/@d_kadoor)

Selebgram Abdul Kadir ditangkap polisi diduga terkait penyalahgunaan narkoba pada 27 Januari 2021. Hal ini diperkuat dengan hasil tes urine selebgram AK.

“Ketangkapnya di kamar Hotel C Pancoran. Positif metamfetamin atau sabu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (1/2/2021).

Seperti yang diketahui, sabu memiliki efek fatal terhadap otak. Lebih parahnya lagi, pecandu narkoba dapat menimbulkan perilaku impulsif hingga hilang ingatan.

Abdul Kadir

(Foto : Instagram Abdul Kadir)

Sabu atau methamphetamine memiliki banyak dampak negatif bagi seseorang yang kecanduan kronis. Kecanduan ini ditandai dengan perilaku kompulsif mencari obat dan penggunaan yang disertai dengan perubahan fungsional dan molekuler pada otak.

Baca Juga : Kronologi Singkat Selebgram Abdul Kadir Ditangkap Polisi

Sama seperti halnya dengan obat, sabu memberikan efek yang menyenangkan pada otak. Efek inilah yang bikin orang kecanduan dan mengonsumsinya dalam dosis tinggi.

Efek apa saja yang dialami oleh pecandu sabu? Biasanya pecandu akan mengalami depresi, kecemasan, kelelahan, dan menginginkan konsumsi obat itu secara terus menerus.

Baca Juga : Selebgram AK Ditangkap Narkoba, Ini 5 Bahaya Konsumsi Sabu

sabu

Mereka akan mengalami masalah psikotik, termasuk paranoia, halusinasi visual dan auditori, dan delusi, misalnya sensasi serangga merayap di bawah kulit. Gejala psikotik ini berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, sekalipun orang tersebut telah berhenti menyalahgunakan sabu.

Pecandu juga mengalami perubahan signifikan dalam otaknya. Studi neuroimaging menunjukkan perubahan dalam aktivitas sitem dopamin yang berkaitan dengan kecepatan kerja otak secara motorik dan verbal.

Studi mengungkapkan, karena perubahan struktural dan fungsional pada otak di area emosi dan memori, pecandu akan mengalami masalah emosional dan kognitif.

Candu sabu ini dapat membuka peluang risiko stroke dan menyebabkan kerusakan permanen pada otak. Sebuah penelitian menunjukkan, insiden terjadi pada pasien Parkinson, yang mana masa lalu mereka adalah pengguna sabu.

Melansir laman laman Drugabuse, secara ringkas berikut kondisi yang dialami pecandu narkoba akibat penyalahgunaan sabu.

- Kecanduan

- Psikosis (paranoia, halusinasi, aktivitas motorik berulang)

- Defisit kemampuan berpikir

- Mudah teralihkan

- Hilang ingatan

- Agresif dan melakukan kekerasan

- Gangguan suasana hati

- Masalah gigi yang parah

- Penurunan berat badan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini