Mendadak Alergi Kulit saat WFH, Ini Penyebabnya Menurut Dokter

Antara, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 481 2354398 mendadak-alergi-kulit-saat-wfh-ini-penyebabnya-menurut-dokter-Hs7uySL3jH.jpg Ilustrasi alergi kulit saat WFH. (Foto: Wayhomestudio/Freepik)

ALERGI kulit bisa dialami siapa saja dan kapan saja. Seperti pada kasus mendadak alergi kulit saat work from home (WFH) atau bekerja dari rumah ketika masa pandemi covid-19. Kondisi ini disebut bisa saja terjadi karena penderita mengalami stres.

Terkait hal itu, dokter spesialis kulit dan kelamin Raendi Rayendra mengatakan stres adalah faktor utama yang bisa memicu timbulnya alergi kulit. "Disebut sebagai faktor utama karena menjadi faktor yang paling sering menjadi pencetus alergi," ungkapnya, seperti dinukil dari Antara, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Supaya WFH Jadi Lebih Nyaman, 4 Hal Ini Harus Ada di Ruang Kerja Anda 

Dia menjelaskan, stres dapat mengganggu beberapa hormon yang secara tidak langsung mengaktifkan reaksi alergi, terutama rasa gatal. Dia mencontohkan, rasa gatal atau alergi bisa muncul pada pelajar ketika stres menjelang ujian.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Shutterstock)

Dikutip dari WebMD, stres membuat tubuh memproduksi hormon seperti kortisol yang memerintahkan kelenjar kulit memproduksi lebih banyak minyak. Kulit berminyak lebih mudah berjerawat dan terkena masalah kulit lainnya.

Baca juga: Masih Harus WFH, Simak 4 Tips untuk Jaga Produktivitas 

Tidak ada salahnya berkonsultasi kepada psikolog bila merasa tertekan, hal yang lazim terjadi di tengah situasi yang serba tidak pasti.

Gatal juga bisa disebabkan kulit kering akibat terlalu lama berada di ruangan berpendingin udara. Pelembap jadi benda wajib yang harus dipakai secara rutin demi menjaga kondisi kulit.

Menurut dr Raendi, kasus gangguan kulit meningkat selama pandemi covid-19 karena pola hidup dan kebiasaan yang berubah.

Baca juga: Mau Diet di Tengah Pandemi Covid-19, Coba Tips Ini 

"Contohnya, jam tidurnya berubah, awalnya yang cuci mukanya pagi bergeser ke siang, jadi bergeser polanya. Itu dari lifestyle. Tapi kemudian kita setiap hari menggunakan masker. Yang meningkat adalah kasus jerawat akibat masker," paparnya.

"Maskne" alias jerawat akibat pemakaian masker dapat dihindari dengan rutin mengganti masker setiap 3–4 jam sekali. Jerawat timbul karena adanya gesekan masker dengan kulit, maka penting untuk sering mengganti dan memilih bahan yang tepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini