Heboh Pelakor Angel Sepang, Ini Tips Cegah Anak Tergoda Jadi Wanita Simpanan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 612 2354392 heboh-pelakor-angel-sepang-ini-tips-cegah-anak-tergoda-jadi-wanita-simpanan-aq395EGmO8.jpg Angel Sepang (Foto : Instagram fanbase/@angelica_gabriela_sepang)

Apa yang terjadi pada Angel Sepang si 'Pelakor Manado' patut dijadikan pelajaran untuk semua orang. Cara mendidik anak memberi pengaruh pada bagaimana si anak mengambil keputusan dalam hidupnya.

Anak menjadi wanita simpanan suami orang atau pelakor tentu bukan hal yang bisa dibanggakan. Orangtua perlu melakukan proteksi lebih khususnya di zaman serba canggih seperti ini, terutama dalam urusan pengontrolan.

Ya, media sosial apa yang digunakan, apa aktivitasnya selama menggunakan ponsel, bagaimana kegiatannya hari ini, itu orangtua mesti tahu. Hal ini penting supaya ada keterbukaan antara anak dengan orangtua, sehingga rasa percaya itu tumbuh satu sama lain.

Angel Sepang

Nah, Psikolog Klinis Meity Arianty punya saran yang bisa menjadi bahan berpikir orangtua semua supaya anak tak menjadi simpanan. Hal pertama ialah orangtua harus dekat dengan anak, sehingga anak tidak memilih hubungan terlarang. Lalu, komunikasi orangtua dan anak harus terjalin erat agar orangtua tahu apa yang diinginkan si anak.

"Saat seorang anak mendapatkan kasih sayang dari orangtuanya dan terpenuhi psikologisnya, maka ia tidak akan mencari di luar," kata Mei pada Okezone, Senin (1/2/2021).

Baca Juga : Cantiknya Angel Sepang, si Pelakor Manado Pakai Gaun Pengantin

Baca Juga : Akun Sosmed Angel Sepang Hilang, si Pelakor Manado 'Sembunyi'

Orangtua juga bisa memberi semacam nasihat, misalnya "Menjadi orang ke-3 dalam hubungan orang lain itu hanya akan menjadi penyesalan dan penderitaan yang tertunda, karena cepat atau lambat Kamu akan merasakan hal yang sama saat merusak kebahagian orang lain."

Menyadarkan anak tentang bagaimana kehidupan ini yang tak adil juga diperlukan supaya pandangan dia terhadap dunia tak terlalu naif, terlebih ketika si anak mendengar cerita pelakor yang kehidupannya jauh lebih baik setelah menjadi simpanan suami orang.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini