Viral Emak-Emak Masak Kucing, Ini Loh Bahayanya Jika Dimakan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 612 2354532 viral-emak-emak-masak-kucing-ini-loh-bahayanya-jika-dimakan-5Fpq4M1RMG.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

NETIZEN dihebohkan dengan sebuah video tersebut memperlihatkan emak-emak memasak kucing. Video tersebut pun menjadi viral di media sosial twitter milik @Ricky_hf.

Polisi yang kemudian menangani masalah ini, mengaku motif terlapor ingin memakan kucing karena hendak dijadikan sebagai obat asma. Adapun kucing-kucing tersebut, adalah milik seorang ketua RT di lokasi kejadian.

Padahal, ada beberapa hal perlu Anda tahu bahwa mengonsumsi daging kucing bisa memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatan. Dikutip dari One Green Planet, mengonsumsi daging kucing memiliki dampak buruk seperti berikut ini:

Kucing

Rabies

Salah satu bahaya terbesar dari mengonsumsi daging kucing adalah penyebaran rabies dari hewan ke manusia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melakukan upaya vaksinasi massal untuk mencegah penyebaran rabies melalui proses pengadaan, pemotongan, dan penjualan anjing dan kucing.

Di Vietnam, wabah rabies dengan sekira 30 persen kematian yang disebabkan konsumsi daging anjing atau kucing. Menurut catatan Center for Disease Control, hanya 10 orang yang pernah selamat dari penyakit mengerikan ini.

Resistensi antibiotik

Salah satu dampak lain mengonsumsi daging anjing dan kucing adalah mengalami resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik adalah keadaan di mana bakteri atau kuman tidak dapat lagi dibunuh dengan antibiotik.

Mudah terjangkit penyakit lain

Ada banyak penyakit dan infeksi lain yang terdapat pada daging anjing atau kucing yang bisa membahayakan kesehatan manusia. Kemungkinan di dalam daging tersebut terdapat penyakit dan bakteri seperti E. Coli dan salmonella.

Ada juga bahaya infeksi bakteri seperti anthrax, brucellosis, hepatitis, dan leptospirosis yang dapat menyebar melalui daging yang dikonsumsi manusia.

Perwakilan WHO, Jean-Marc Olive, memperingatkan bahwa mengonsumsi daging anjing dan kucing dapat meningkatkan 20 kali lipat risiko terinfeksi bakteri. "Bakteri yang sudah menyebar dapat menyebabkan peradangan di pembuluh darah jika dibiarkan tidak diobati, hal ini bisa berakibat fatal," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini