5 Hal Positif yang Tanpa Anda Sadari Terjadi Selama Pandemi Covid-19

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 612 2354570 5-hal-positif-yang-tanpa-anda-sadari-terjadi-selama-pandemi-covid-19-lxa1Po5Ogy.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK perubahan hidup yang dialami seseorang di 2020. Itu semua karena pandemi Covid-19 yang masih ada hingga kini.

Banyak orang mengakui adanya perubahan pada pandangan terhadap makna happy (senang/bahagia). Mereka juga menyadari pentingnya hubungan antarmanusia untuk membuatnya merasa bahagia.

Lebih lanjut, berikut beberapa temuan menarik lainnya yang menunjukkan betapa pentingnya arti kehadiran orang lain dalam hidup kita dan arti kebersamaan dalam menciptakan kebahagiaan. Yuk simak!

Baca Juga: Duh, Pengguna Narkoba dan Alkohol Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19

Meminta bantuan

 ibu

Jika selama ini Anda mungkin enggan untuk meminta bantuan, 70% orang memilih untuk meminta bantuan orang lain. Misalnya saja meminta bantuan untuk membetulkan perabot yang rusak kepada teman, meminjam tangga atau peralatan lainnya kepada tetangga, atau bahkan sekedar curhat ke ibu saat sedang jenuh menghadapi pekerjaan kantor.

Menawarkan bantuan

Sebaliknya, 69% responden juga mengaku bahwa mereka sekarang lebih proaktif menawarkan bantuan kepada orang lain. Satu hal yang diajarkan tahun 2020 kepada kita adalah betapa pentingnya kebersamaan terutama dalam keadaan yang sulit. Justru, rasa bahagia hadir ketika kita dapat membantu orang lain.

Misalnya, mengadakan pertemuan secara virtual untuk sekedar ngobrol dan menanyakan kabar serta mendengarkan cerita dari seorang teman, menjadi begitu berarti dalam menunjukkan perhatian dan memberikan dukungan.

Lebih dekat dengan orang tercinta

Survey global dari Wall’s yang dilakukan pada 2020 terhadap 12.500, walaupun ada keterbatasan untuk bertemu secara fisik, 69% responden justru bisa mempererat hubungan persahabatan dan persaudaraan dengan orang-orang di sekitar mereka. Komunikasi secara intens lewat media sosial, telepon dan tatap muka secara daring, membuat banyak orang justru lebih membuka diri dan merasa lebih dekat satu sama lain.

Begitu banyak hal yang tadinya tidak kita ketahui dari kehidupan rekan kantor, sekarang menjadi topik obrolan sehari-hari, seperti hewan peliharaan di rumah, makanan kesukaan, cerita lucu saat masih SD, bahkan berapa jumlah adik kakak yang sering kita lihat lewat di depan layar saat pertemuan daring.

Teman kantor yang tadinya kita kira serius dan pendiam, ternyata saat video call banyak bercerita lucu yang membuat teman lainnya selalu tertawa. Keterbatasan untuk keluar rumah juga membuat banyak orang menjadi lebih dekat dengan komunitasnya termasuk dengan tetangga mereka. Tetangga dan orang sekitar menjadi keluarga kedua bagi kita.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Ternyata Bikin Orang Berpandangan Beda soal Kebahagiaan

Mempererat tali silaturahmi selama pandemi

Berkat teknologi, berhubungan secara daring tidak lagi mengenal batas wilayah. Jika dulunya kita perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk bisa bertemu saudara di kota lain, kini kita tinggal melakukan video call untuk “bertemu” mereka secara daring. Media sosial juga sangat membantu dalam menghapus batas fisik dan membuat kita semakin dekat dengan teman di luar kota, bahkan di luar negeri. Tahun 2020 memperlihatkan kepada kita betapa jarak tidak menghalangi kita untuk berkumpul bersama, meskipun secara virtual.

Bertemu dengan teman lama

Sebelum terjadinya pandemi di tahun 2020, banyak orang yang merasa bahwa rasa happy bisa didapatkan dengan libura, membeli baju atau gadget terbaru. Namun, sekarang makna kebahagiaan telah berubah karena hal sederhana seperti kebersamaan dan dapat bermanfaat bagi orang lain bisa membuat kita jadi happy. Bahkan 74% orang bisa menjalin komunikasi dengan teman lama yang sudah lama tidak berkontak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini