7 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 481 2355239 7-penyakit-musim-hujan-yang-harus-diwaspadai-jX8gthCRZ2.jpg Musim hujan (Foto: Unsplash)

Saat musim hujan, ada beberapa penyakit khas yang biasa muncul. Kekhasan itu terjadi karena cuaca, lingkungan, ataupun tren tertentu yang hanya ada di musim hujan, misalnya nyamuk semakin banyak.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Betang Pambelum (Palangkaraya) dr Alex Ranuseto, SpPD menjelaskan, penyakit yang ditularkan nyamuk akan semakin banyak karena selalu ada genangan. Ini bisa jadi tempat indukan nyamuk selama musim hujan, serta jadi media penular yang mudah untuk penyakit leptospirosis.

hujan

"Potensi terjangkit penyakit di musim hujan cukup besar, karena saat musim hujan, sistem imun kita cenderung berkurang akibat aktivitas yang terbatas dan cuaca yang membuat kita malas, sehingga menghambat untuk berolahraga," kata dr Alex pada Okezone, Selasa (2/2/2021).

Secara khusus, ternyata ada 7 penyakit musim hujan yang mesti dikhawatirkan masyarakat. Antara lain, flu (influensa), demam berdarah, malaria, diare, hepatitis A, demam tifoid, dan leptospirosis.

Dokter Alex mencoba menjelaskannya lebih spesifik lagi terkait gejala setiap penyakit musim hujan tersebut. Ini menjadi informasi penting supaya Anda bisa waspada dan segera mendapatkan pertolongan dokter jika kondisi semakin buruk.

Berikut gejala 7 penyakit musim hujan yang harus diwaspadai:

1. Flu (influensa)

Gejala penyakit ini mulai dari keluhan demam, batuk, pilek, radang tenggorok, hingga potensi terjadi pneumonia (radang paru akut) yang bisa menyebabkan kematian.

2. Demam berdarah

Gejala awal mirip dengan influensa yang disebut sebagai flu-like syndrome yaitu kumpulan gejala penyakit yang mirip dengan influensa yang khas dengan keluhan demam tinggi secara terus menerus baik siang maupun malam disertai dengan munculnya perdarahan di kulit hingga perdarahan yang menyebabkan syok dan kematian.

3. Malaria

Gejala penyakit malaria yang khas (disebut sebagai TRIAS malaria) yang muncul berupa demam tinggi, menggigil, dan diakhiri dengan banyak keringat. Demam pada penyakit malaria memiliki berbagai tipe yang khas dan berbeda-beda tergantung dengan penyebab malaria itu sendiri.

Dampak terburuk dari malaria adalah anemia gravis (anemia yang cukup berat), kerusakan sel otak (falciparum), dan kematian karena kegagalan multi organ.

4. Diare

Diare pada musim hujan sering disebabkan karena konsumsi makanan dan minuman yang kurang bersih dan terkontaminasi bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya namun bila sampai tidak tertangani dengan baik bisa menyebabkan dehidrasi berat, syok, dan kematian.

5. Hepatitis A

Ini merupakan penyakit akibat peradangan hati akibat virus hepatitis A di mana penyakit ini akan menyebabkan keluhan flu-like syndrome yang diikuti dengan badan kuning. Penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya namun bila tidak diobati dengan baik bisa juga menyebabkan gagal hati akut yang berakibat kematian.

6. Demam tifoid

Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit tipes yang masuk melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh kuman salmonella typhi. Penyakit ini dapat menyebabkan demam berhari-hari atau lebih dari 2 minggu yang khas muncul pada sore hari disertai sakit kepala, keluhan saluran cerna berupa diare, sakit perut, dan perdarahan saluran cerna.

Bila tidak segera diobati, demam tifoid bisa menyebabkan bocornya usus, peritonitis (peradangan pada lapisan tipis pada dinding perut), sepsis (infeksi akibat sistem kekebalan tubuh yang tidak terkendali), radang otak, pneumonia, dan kematian.

7. Leptospirosis

Penyakit yang dibawa oleh hewan pengerat, anjing, sapi kuda, kelelelawar, dan lain sebagainya. Penyakit ini ditularkan melalui kencing hewan-hewan tersebut yang ada di genangan air dan masuk melalui luka terbuka di kulit.

Kalau sudah masuk, meyebabkan keluhan demam tinggi, khas penyakit otot-otot terutama betis yang nyeri dan pegal, serta mata merah yang khas. Penyakit ini sering meyebabkan gagal organ bila tidak segera diterapi dan dapat menyebabkan kematian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini