Belajar dari Fauzi Baadilah, Apa yang Harus Dilakukan ketika Gempa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 612 2355129 belajar-dari-fauzi-baadilah-apa-yang-harus-dilakukan-ketika-gempa-gHoxTU29Ll.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELEBRITI yang sekarang banyak berkecimpung di dunia sosial, Fauzi Baadilah, merasakan dahsyatnya gempa Mamuju pada 31 Januari 2021. Gempa tersebut dia rasakan ketika menjadi relawan kemanusiaan.

Karena belum pernah berhadapan dengan gempa, Fauzi Baadilah pun sangat panik. Bahkan, dia secara tidak sadar keluar hotel hanya mengenakan celana pendek.

Sebelum akhirnya berhasil keluar hotel, dia bercerita kalau sempat kepikiran untuk berlindung di bawah tempat tidur. Tapi, konsentrasinya buyar ketika pikirannya membayangkan apa yang terjadi jika tempatnya berdiri saat itu yaitu di lantai 2 ambruk ke lantai 1.

 

"Jadi, saat gempa itu kamar goyang, suara beton sama beton gesekan. Suaranya gak enak banget, enggak ada enak-enaknya. Gua loncat kayak kijang dan lari keluar, nyari tangga dan langsung lari ke parkiran masih pakai celana pendek," ceritanya di Instagram.

Dari apa yang diceritakan Fauzi Baadilah ini, poin penting yang harus diperhatikan saat gempa terjadi adalah jangan panik. Sebab, kondisi itu akan membuat Anda tidak fokus dan parahnya bisa membahayakan diri sendiri.

Saat Anda panik, kecemasan akan menyelimuti pikiran dan itu tak akan menghasilkan keputusan bertindak yang benar.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Neuroscience, dilaporkan bahwa selama kepanikan dan kecemasan terjadi, korteks prefrontal otak Anda yang bertanggung jawab untuk pengambilan keputusan yang fleksibel terlepas.

Itu secara langsung memengaruhi bagaimana Anda berperilaku dan bertindak selama pemicu stres seperti gempa bumi terjadi.

"Misalnya, saat Anda di dalam ruangan dan merasakan gempa, secara otomatis tubuh Anda akan bereaksi cemas dan mencoba untuk mencari jalan keluar. Tapi, karena panik, kecemasan itu akan dapat menyebabkan cedera karena Anda bisa bertingkah ceroboh," tulis laporan tersebut di laman Family Care Centers Medical Group Inc.

Lantas, apa yang bisa dilakukan supaya tidak panik saat gempa terjadi?

Hal terbaik adalah menunduk dan berlindung selama aktivitas seismik masih terjadi, seperti bersembunyi di bawah meja. Pastikan juga Anda melindungi wajah dari puing-puing yang mungkin roboh karena getaran gempa.

Usahakan juga Anda berada di area yang jauh dari jatuhnya puing atau benda-benda berat. Jangan kemana-mana sampai gempa selesai. Baru setelah itu keluar ruangan untuk mencari pertolongan lanjutan.

Jika sudah ada di luar bangunan, usahakan untuk menjauh dari pepohonan atau bangunan yang bisa saja rubuh. Pastikan juga tidak ada aliran listrik di sekitar Anda untuk meminimalisir risiko kesetrum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini