Pernah Gemuk, Chef Renatta Moeloek Bagi 4 Tips Diet Turunkan Berat Badan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 02:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 481 2356082 pernah-gemuk-chef-renatta-moeloek-bagi-4-tips-diet-turunkan-berat-badan-Jhnme9anj6.jpg Chef Renatta Moeloek (Foto : YouTube/Deddy Corbuzier)

Pesona kecantikan Chef Renatta Moeloek memang tidak terbantah lagi. Juri Master Chef Indonesia itu tak hanya memiliki paras yang cantik, namun juga tubuh yang langsing dan ideal.

Namun saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast Deddy Corbuzier, Renatta Moeloek mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami kenaikkan berat badan yang drastis.

Hal tersebut terjadi pada saat ia memasuki bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Kala itu, berat badan Renatta Moeloek naik dari 50 kg hingga 74 kg hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Baca Juga : Chef Renatta Moeloek Pernah Gemuk, Deddy Corbuzier Kaget Lihat Fotonya!

Namun berkat semangat dan komitmen yang kuat, Renatta akhirnya dapat mengembalikan berat tubuhnya yang ideal. Ia pun membagikan sejumlah tips diet sehat bagi netizen yang sedang berjuang menurunkan berat badan. Berikut MNC Portal rangkumkan ulasannya, Rabu (3/2/2021).

Kenali diri

Chef Renatta Moeloek

Sebelum memutuskan untuk menjalani diet, ada baiknya mengetahui kondisi tubuh diri Anda sendiri. Hal inilah yang dilakukan Renatta saat memulai menjalani program 'eating clean'.

"Sebelum memilih menu diet, kita harus tahu dulu kondisi tubuh diri sendiri. Karena yang namanya sehat itu kan disesuaikan juga dengan tubuh. Kalau aktivitas sehari-hari gila-gilaan berarti kamu memhutuhkan gula dan karbohidrat," kata Renatta.

"Kalau aku dulu tidak makan karbohidrat, garam pun sedikit. Jadi biasanya aku makan oatmeal dan nasi merah. Untungnya aku bisa masak, jadi lauknya bisa bervariasi misalnya daging salmon panggang," imbuhnya.

Baca Juga : Baca Juga : Cerita Chef Renatta Moeloek Sering Dikirimin Foto Alat Kelamin

Jangan terpaku dengan satu makanan

Ada satu kesalahan umum yang sering dilakukan banyak orang ketika diet. Mereka berasumsi bahwa mengonsumsi salad saja sudah cukup dan menyehatkan. Padahal, hal ini bisa saja menjadi berakibat fatal pada program diet mereka.

"Makan salad tiap hari katanya sehat, tapi dressingnya pakai mayones ya sama saja ada sugarnya. Makan salad juga tidak cukup, karena akan lapar terus. Yang jadi maslah orang-orang tidak tau yang terbaik untuk mereka. Jadi sekali lagi, ketahui kebutuhan tubuh masing-masing," jelas Renatta.

Membuat makanan diet (healthy food) menjadi lebih lezat

Banyak yang berasumsi bahwa makanan sehat cenderung tidak lezat atau rasanya hambar dibandingkan makanan pada umumnya. Tapi ternyata, ada cara untuk membuat makanan tersebut menjadi lebih nikmat.

Chef Renatta Moeloek

"Aku tidak makanan yang digoreng. Jadi paling sering yang dipanggang dan dibakar. Proses pembakaran itu apalagi kalau menggunakan charcoal justru memperkaya cita rasa makanan. Kalau mau ada sensasi rasa manis, bisa tambahkan onion (bawang). Makanan sehat itu juga bisa terasa lezat kok," ujar Renatta.

"Goreng nggak, dibaked, dibakar, yang dibakar itu memberi flavor. You can still eat onion, onion sweet. Sehat itu kayak gimana, disesuaikan dengan tubuh. Kalau aktivitas lo gila-gilaan you need sugar you need karbo," sambungnya.

Jangan malas mencari informasi

Tips terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya. Kalau perlu berkonsultasi dengan ahli gizi dan dokter pribadi.

"Sekarang ada internet dan ada banyak informasi di sana. Jangan mudah percaya dengan obat pelangsing. Cari tahu dulu bahan-bahan yang digunakan, karena jebanyakan perusahaan hanya mengeruk keuntungan dari rasa insecurity konsumennya," tutup Renatta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini