Share

Anda Rajin Merokok? Selamat Kebutaan dan Impotensi di Depan Mata

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 612 2356087 anda-rajin-merokok-selamat-kebutaan-dan-impotensi-di-depan-mata-KO4SaqQnaY.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEROKOK menjadi salah satu kebiasaan yang kerap dilakukan sebagian besar masyarakat dunia. Tidak hanya pria, di zaman modern seperti saat ini, wanita juga kerap merokok. Tentunya kebiasaan merokok ini dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan bagi tubuh.  

Pada 1964, ahli Bedah Umum Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru. Namun dalam lebih dari 50 tahun berikutnya, merokok juga bertanggung jawab atas banyak penyakit mengerikan lainnya.  

Penyakit tersebut berkontribusi pada hilangnya 480.000 nyawa manusia. Merangkum dari situs resmi Lung.org, berikut adalah beberapa konsekuensi kesehatan dari merokok yang mungkin belum diketahui sebelumnya. 

Kebutaan 

Merokok dapat meningkatkan risiko degenerasi makula terkait usia. Ini merupakan penyebab utama kebutaan pada orang dewasa di atas usia 65 tahun. 

Diabetes Tipe 2 

Merokok berkontribusi pada diabetes tipe 2 dan meningkatkan risiko komplikasi dari penyakit seperti aliran darah yang buruk ke tungkai dan kaki. Hal ini dapat menyebabkan infeksi dan berpotensi untuk amputasi anggota tubuh. 

Rokok

Disfungsi ereksi 

Fungsi seksual pria terpengaruh oleh kebiasaan merokok. Tembakau menyebabkan penyempitan pembuluh darah di seluruh tubuh Anda, termasuk yang memasok darah ke alat vital. Berhenti merokok akan membuat perbedaan besar dalam kehidupan seksual seseorang. 

Kehamilan ektopik 

Kehamilan ektopik adalah komplikasi reproduksi yang mengancam jiwa pada wanita. Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada perokok. Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi ditanamkan di tempat lain selain rahim. Telur tidak dapat bertahan hidup dan membahayakan nyawa ibu. 

Fraktur Pinggul 

Perokok cenderung kehilangan kepadatan tulang lebih cepat daripada yang bukan perokok yang membuat seseorang berisiko mengalami kerusakan bagian tubuh seperti pinggul. Berhenti merokok dapat membantu memperlambat proses ini. 

Kanker kolorektal 

Penyakit ini terbentuk di usus manusia (usus besar atau rektum). Ini adalah penyebab utama kedua kematian akibat kanker di Amerika Serikat. Merokok dikaitkan dengan peningkatan risiko berkembang dan mati akibat kanker jenis ini. 

Artritis reumatoid 

Artritis reumatoid adalah penyakit peradangan kronis yang lebih umum terjadi pada wanita yang memengaruhi persendian di tangan dan kaki. Ini menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan yang akhirnya dapat menyebabkan keropos tulang dan kelainan bentuk sendi. 

Merokok adalah salah satu penyebabnya, dan sering dikaitkan dengan perkembangan penyakit pada usia dini. 

Bibir Sumbing dan rusaknya langit-langit mulut 

Ini merupakan salah satu cacat lahir yang biasanya disebut celah orofasial. Terjadi ketika bibir atau mulut bayi tidak berkembang dengan baik selama kehamilan. Wanita yang merokok selama kehamilan lebih mungkin memiliki bayi dengan celah orofasial. 

Masalah Kesuburan 

Merokok dapat memengaruhi kemampuan seorang wanita untuk hamil. Merokok menyebabkan penurunan kesuburan pada wanita dan dapat berkontribusi pada masalah lain selama kehamilan. 


Penyakit gusi 

Merokok berkontribusi pada periodontis. Ini merupakan infeksi gusi yang menghancurkan tulang penyangga gigi. Penyakit ini adalah penyebab utama kehilangan gigi pada orang dewasa. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini