Malu! Pejabat Ini Tak Sengaja Minum Hand Sanitizer saat Rapat

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 612 2356314 malu-pejabat-ini-tak-sengaja-minum-hand-sanitizer-saat-rapat-ONK2KhSh0u.jpg Minum hand sanitizer (Foto: Twitter)

Apa jadinya ketika sedang dalam suatu rapat, lalu mengalami kejadian yang bikin malu sekaligus membahayakan jiwa? Inilah yang baru saja dialami oleh salah seorang pejabat publik di India, Ramesh Pawar, dari Joint Municipal Commissioner of the Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC).

Sosoknya mendadak jadi pemberitaan media, karena ia kedapatan tak sengaja meminum cairan pembersih tangan alias hand sanitizer. Mengutip Indiatvnews, Kamis (4/2/2021) insiden ini diketahui terjadi saat Ramesh sedang rapat untuk membahas budget tahunan.

 hand sanitizer

Dalam video yang beredar, alih-alih mengambil botol minum, terlihat Ramesh malah mengambil satu botol hand sanitizer yang terletak di mejanya. Setelah sempat menenggak sedikit, beberaoa detik kemudian Ramesh langsung menyadari kalau itu bukanlah air mineral.

Sambil tersipu malu, ia langsung meminta air mineral kepada para staf, yang mana juga langsung sibuk memberhentikan aksi Ramesh dan langsung memberikan pejabat tersebut botol berisi air mineral.

Dalam keterangannya, Ramesh mengatakan ia tak sengaja menenggak hand sanitizer tersebut karena dikemas dalam botol yang sama dengan air minum biasa.

“Saya bermaksud untuk minum air dulu sebelum mulai berbicara. Jadi saya ambil botol yang ada di sana, botol air mineral dan hand sanitizer hampir sama. Begitu saya minum, saya sadar itu bukan air mineral dan tidak menelannya,” kata Ramesh.

Ramesh kemudian buru-buru langsung berdiri dari tempatnya untuk memuntahkan cairan pembersih tangan yang sudah masuk ke mulutnya tersebut, lalu membilas mulutnya sampai bersih.

Baca juga: Bahayakah Menggunakan Hand Sanitizer Terlalu Sering?

Untungnya, tak lama kemudian Ramesh sudah kembali ke tempat duduknya dan mempresentasikan rencana anggaran tahunan pendidikan di rapat tersebut.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini