Jangan Takut, Cegah Stroke Melalui Perilaku Hidup Sehat dan Konsisten

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 481 2357073 jangan-takut-cegah-stroke-melalui-perilaku-hidup-sehat-dan-konsisten-TiQxtMPgRo.jpg Mencegah stroke dengan hidup sehat (Foto: Nayati Healthcare)

Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit mematikan yang cukup membahayakan. Oleh karena itu memilih perilaku hidup sehat adalah sebuah keharusan agar terhindar dari stroke.

Data Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyebutkan, banyak pasien stroke mengalami kecacatan dari berbagai level, tidak hanya mereka yang tidak bisa berjalan, bergerak, tetapi juga gejala lain yang mengindikasikan seseorang terkena stroke.

 jangan sampai kena stroke

Dokter Spesialis Syaraf dari Siloam Hospitals Ambon, dr. Enseline Nikijuluw, Sp.S mengatakan, guna mencegah stroke maka perlu mengembangkan perilaku hidup sehat. Salah satu caranya membangkitkan rasa gembira dan bahagia, yang merupakan cara efektif dan mudah yang dapat dilakukan.

"Mari selalu membangkitkan rasa gembira guna melakukan relaksasi pada otot dan kerja saraf tepi," ungkap Dokter Enseline, Jumat (5/2/2020).

"Pada saat kita gembira atau merasa senang itu akan membuat keseimbangan hormon-hormon dan neurotransmiter otak. Maka akan mempengaruhi kerja organ-organ di tubuh agar lebih aktif dan seimbang," tambahnya.

Dokter Enseline menjelaskan, selain sejumlah faktor stroke yang umum dimiliki orang lanjut usia, terdapat beberapa informasi yang tidak benar seputar penyakit stroke seperti stroke merupakan penyakit orang tua dan tidak bisa dicegah. Termasuk mitos yang menyatakan stroke adalah penyakit keturunan dan penyebab penyakit jantung.

"Sejumlah mitos itu harus diluruskan agar masyarakat tahu. Sejatinya hampir 80 persen gejala penyakit stroke dapat dicegah melalui perilaku hidup sehat dan konsisten," ujar Dokter Enseline.

Termasuk penyembuhan stroke apabila timbul gejala dini. "Dengan catatan, segera melakukan deteksi dini dan pengobatan teratur jika merasakan gejala dini akan penyakit stroke," katanya mengingatkan.

Cara mudah mengenali gejala stroke, antara lain, sulit menelan air minum, gerakan sebagian anggota tubuh melemah, dan sakit kepala yang muncul tak diduga.

"Karena itu sangat diperlukan melakukan pola hidup sehat sekaligus mengkonsumsi asupan gizi yang seimbang. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala yang tidak normal pada tubuh kita agar kita dapat mengatasi penyakit dengan pengobatan yang tepat," pungkas Dokter Enseline.

Faktor resiko yang menyebabkan stroke pada umumnya karena darah tinggi, gula darah, diabetes, kolesterol, asam urat, obesitas, dan kebiasaan merokok serta sering mengkonsumsi alkohol.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini