Pentingnya Face Shield bagi Penderita Kanker di Tengah Pandemi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 481 2357157 pentingnya-face-shield-bagi-penderita-kanker-di-tengah-pandemi-Sm2In4BDmz.jpg Penderita kanker (Foto: Cleveland Clinic)

Di tengah pandemi, penderita kanker perlu ekstra waspada. Sebab, mereka tergolong dalam kelompok rentan terinfeksi Covid-19 karena penyakit penyertanya tersebut.

Meski begitu, penderita kanker tetap bisa meminimalisir risiko paparan Covid-19. Selain disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M, mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak, disarankan juga menambahkan face shield.

 face shield harus dipakai dengan masker

Menurut Dr. dr. Tubagus Djumhana Atmakusuma, SpPD, K-HOM, yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI), penggunaan face shield bisa menurunkan risiko penderita kanker terinfeksi Covid-19.

"Penggunaan face shield saat berada di luar ruangan penting, karena bisa menurunkan risiko paparan droplet," terang dr Djumhana saat Webinar, belum lama ini.

Secara umum, beberapa tindakan yang harus dilakukan penderita kanker untuk tetap aman selama masa pandemi adalah mengurangi mobilitas. Ya, tetap di rumah atau keluar hanya karena kepentingan darurat adalah keputusan yang harus dipilih.

Lagipula, penggunaan teknologi seperti telemedis atau telekonsultasi bisa membantu penderita kanker mengontrol kondisi kesehatannya. Tapi, kalau memang diperlukan tindakan langsung oleh dokter, ya, harus ke rumah sakit.

Selain itu, sambung dr Djumhana, batasi bertemu dengan orang yang tidak tinggal bersama, rajin cuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer juga upaya yang harus dilakukan.

Dokter Djumhana menjelaskan, ada beberapa penderita kanker yang lebih rentan terinfeksi Covid-19. Mereka antara lain:

1. Sedang melakukan kemoterapi.

2. Sedang melakukan radical radioterapi untuk pasien kanker paru.

3. Orang dengan kanker di darah atau tulang seperti pasien leukimia, lymphoma, atau myeloma yang ada di stage treatment apapun.

4. Sedang melakukan immunoterapi atau melanjutkan treatment antibodi lainnya untuk kanker.

5. Sedang melakukan terapi target yang mana akan memengaruhi imun tubuh.

6. Siapapun yang menjalani transplantasi tulang sumsum atau stem sel selama 6 bulan terakhir.

7. Siapapun yang sedang mendapatkan obat-obatan immunosuppresion.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini