Penderita Vertigo, Ini 6 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 06 Februari 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 06 298 2357623 penderita-vertigo-ini-6-makanan-dan-minuman-yang-sebaiknya-dihindari-XZOxNm7BU1.jpg Ilustrasi Vertigo. (Foto: Shutterstock)

SERANGAN vertigo yang bisa datang kapan saja dan di mana saja, tentunya sangat mengganggu mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Untuk mengurang datangnya serangan vertigo, salah satunya bisa dengan menghindari makanan dan minuman tertentu yang bisa memicu.

Mengelola pola diet, disebutkan sedikit banyak bisa membantu keseimbangan cairan, tetapi juga memberikan antioksidan dan makanan baik yang memiliki efek antiinflamasi pada tubuh.

Lalu apa saja makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari orang yang memiliki vertigo? Mewarta Livestrong, berikut ulasan singkatnya di bawah ini.

Kafein

Kafein bukan hanya kopi, tapi juga di dalam teh, cokelat, minuman berenergi, dan minuman bersoda. Kafein disebutka dapat meningkatkan sensasi bunyi dering di dalam telinga.

Bahkan dalam penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience pada 2018, meniadakan kafein dalam asupan sehari-hari itu direkomendasikan dalam diet penyakit Meniere yang mana jadi rekomendasi saran yang baik untuk semua kondisi terkait vertigo.

vertigo

Banyak garam

Asupan sodium adalah penyebab utama yang bisa memperparah vertigo. Mengkonsumsi garam dapat menyebabkan retensi kelebihan air di tubuh dan memengaruhi keseimbangan dan tekanan cairan. Kelebihan garam dalam makanan yang kita makan, bisa mengganggu keseimbangan internal dan mekanisme keseimbangan di telinga bagian dalam loh!

Maka dari itu, hindarilah makanan tinggi natrium seperti keripik, keju, popcorn, acar, kecap, dan makanan kaleng. Tertulis dalam buku Dizziness and Vertigo, pengidap vertigo disarankan diet rendah garam yang ketat yakni 1.500 hingga 2.000 miligram natrium per hari. Bahkan beberapa dokter, merekomendasikan hanya 1.000 hingga 1.500 miligram per hari.

Alkohol

Alkohol sangat dilarang untuk dikonsumsi, mengingat alkohol diketahui justru memperparah rasa pusing, menurunkan keseimbangan, mual dan dikenal sebagai pemicu serangan migrain. Alkohol memiliki efek negatif pada metabolisme tubuh dengan mendehidrasi tubuh, yang membuat metabolit berbahaya untuk telinga bagian dalam dan otak.

Tak hanya itu, menurut Vestibular Disorders Association, alkohol bisa memperparah vertigo dengan mengubah volume dan komposisi cairan di telinga bagian dalam.

Makanan penyebab inflamasi

Menurut Vertigo Treatmentm jenis makanan yang memiliki kecenderungan untuk memicu peradangan, disebutkan bisa membuat gejala gangguan vestibular jadi lebih parah dalam durasi yang lebih lama. Makanan ini meliputi contohnya, makanan yang digoreng, roti dan pastry, daging merah, margarin, makanan dan daging olahan.

Makanan manis

Sama buruknya dengan sodium tinggi, mengonsumsi makanan yang punya kandungan gula tinggi dapat menyebabkan fluktuasi volume cairan di telinga, yang akhirnya mengakibatkan peningkatan gejala vertigo.

Maka dari itu, hindarilah memakan gula pasir, gula merah, sirup maple, sirup jagung, minuman soda atau jus buah dengan kandungan gula tinggi, kue-kue kering, pai atau dessert yang manis. Untuk meminimalisasi fluktuasi, pilih gula kompleks ada di kacang-kacangan, biji-bijian, kentang dan sayuran.

Makanan mengandung tyramine

Tyramine adalah asam amino yang diketahui memicu migrain dan kondisi lain yang dapat menyebabkan pusing dan vertigo. Contoh makanan yang mengandung tyramine, hati ayam, red wine, daging asap, sour cream, yogurt, acar ikan haring, cokelat, pisang, buah sitrus, buah ara, selai kacang, keju yang sudah matang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini