Ridho Rhoma Kecanduan Narkoba, Apa Penyebabnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 481 2358433 ridho-rhoma-kecanduan-narkoba-apa-penyebabnya-RCpAN1jLvK.jpg Ridho Rhoma (Foto : Instagram/@ridho_rhoma)

Pedangdut Ridho Rhoma mesti mendekam di penjara kembali karena penyalahgunaan narkoba jenis ekstasi. Ini bukan kali pertama, pada 2017 putra Rhoma Irama tersebut terbukti menggunakan sabu.

Ya, Ridho Rhoma beralih dari sabu ke ekstasi. Rehabilitasi yang pernah dia lakukan sebelumnya pun dipertanyakan keefektifannya. Benarkah Ridho Rhoma gagal sembuh?

Psikolog Klinis Meity Arianty menjelaskan, ada beberapa faktor kemungkian yang membuat seseorang kembali mencoba narkoba meski dia sudah dipenjara dan menjalani rehabilitasi, salah satunya faktor lingkungan.

Ridho Rhoma

"Ketika pasien kembali berada di komunitasnya yang membuat dia balik lagi menggunakan narkoba, dia semacam ke-triger. Itu sebabnya setelah direhabilitasi disarankan si pasien berada di lingkungan baru yang teman bergaulnya tidak ada pengguna narkoba," papar Mei pada Okezone melalui pesan singkat, Senin (8/2/2021).

Baca Juga : Ridho Rhoma Gak Kapok Pakai Narkoba, Rehabilitasi Sia-Sia?

Baca Juga : Ridho Rhoma Narkoba Lagi, Intip 5 Potretnya Sebelum Diciduk Polisi

Psikolog Mei beranggapan bahwa apa yang terjadi pada Ridho Rhoma menunjukkan, penyanyi dangdut itu tidak benar-benar sembuh dan tidak punya niat untuk sembuh. Sebab, dia kembali menggunakan barang haram tersebut.

"Mantan pemakai narkoba yang tidak benar-benar niat untuk sembuh akan mudah balik lagi ke jalan yang salah dan bisa sampai berkali-kali melakukannya kembali," tambahnya.

Sejatinya, mantan pengguna narkoba itu memiliki pilihan dalam hidupnya apakah dia mau kembali ke jalan yang salah atau pergi jauh dari jeratan narkoba.

Menurut Mei, mantan pengguna narkoba itu sudah tahu dampak buruk dari barang haram tersebut. Dari pengalaman tersebut, mereka harusnya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan narkoba.

"Kalau orang tersebut sayang dengan dirinya dan bertekad untuk tidak pakai lagi, ya, pasti enggak akan pilih pakai lagi setelah masa rehabilitasinya selesai. Ia tahu kalau narkoba itu merugikan hidupnya pelan-pelan," ucap Mei.

Ridho Rhoma

Mereka yang keluar dari pusat rehabilitasi, sambung Mei, diarahkan untuk lebih fokus ke diri sendiri dan melakukan perbaikan diri. Mulai kembali menata hidup, kariernya, dan mulai kembali berkarya. Terpenting, memikirkan bagaimana nasib orang-orang yang mencintainya, terutama orangtua.

"Kasihan loh orangtua yang sudah tua masih harus terus menanggung urusan seperti ini. Apa enggak kasihan? Terlebih jika orangtuanya punya nama di masyarakat, ada rasa malu di sana karena dianggap enggak berhasil mendidik anak. Ini harusnya jadi pertimbangan siapa pun yang mau menggunakan narkoba atau mereka yang keluar dari pusat rehabilitasi," kata Mei.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini