Tidak Disangka, Cabai Miliki Kandungan Vitamin C Lebih Banyak dari Jeruk

Diana Rafikasari, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 481 2360735 tidak-disangka-cabai-miliki-kandungan-vitamin-c-lebih-banyak-dari-jeruk-xYIOKXyuE4.jpg Ilustrasi cabai sumber vitamin C. (Foto: Okezone)

TIDAK disangka, ternyata cabai memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dari jeruk. Otomatis makan cabai yang penuh vitamin C akan memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh.

Vitamin C adalah nutrisi yang mendukung sistem kekebalan dan menjaga fungsi tubuh. Nutrisi antioksidan kuat ini ditemukan di sejumlah buah dan sayuran. Cabai adalah salah satu makanan kaya vitamin C yang terkait dengan beberapa manfaat kesehatan.

Baca juga: Jangan Takut Makan Cabai Rawit, 6 Manfaat Kesehatan Ini Bisa Didapat 

Faktanya, cabai dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan yang baik. Mulai dari menghentikan nyeri migrain dan menenangkan gejala pilek hingga memperpanjang hidup.

Ternyata cabai bisa memberikan lebih banyak vitamin C daripada jeruk. Cabai yang pedas mengalahkan jeruk 3 banding 1 dalam hal nutrisi penambah kekebalan. Setengah cangkir cabai cincang atau potong dadu dapat menghasilkan 107,8 mg vitamin C.

Berikut ini manfaat cabai untuk kesehatan tubuh manusia, seperti dilansir laman Times Now News.

1. Fungsi kekebalan

Cabai sangat tinggi vitamin C yang dapat membantu memperkuat kekebalan dan mengurangi risiko kondisi kronis, termasuk penyakit jantung. Ada juga bukti bahwa vitamin C membantu meredakan gejala pilek dan flu serta mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut seperti pneumonia dan infeksi paru-paru.

Paprika juga mengandung vitamin A, B, E, dan K, tembaga dan kalium, dan lainnya. Paprika mengandung beberapa senyawa tanaman yang telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Capsaicin, yang memberikan rasa pedas (panas) pada bumbu, adalah salah satu senyawa tanaman antioksidan yang paling banyak dipelajari pada cabai.

Ilustrasi cabai. (Foto: Okezone)

2. Artritis

Satu studi menemukan bahwa capsaicin mengurangi rasa tidak nyaman akibat artritis dan fibromyalgia hingga setengahnya hanya dalam beberapa minggu. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin dapat bekerja paling baik bila digabungkan dengan pereda nyeri lain. Capsaicin digunakan sebagai bahan dalam banyak krim, lotion, dan tambalan.

Baca juga: Tingkat Imunitas, 4 Buah-buahan Ini Punya Vitamin C Tinggi 

3. Penurunan berat badan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cabai dapat membantu menurunkan berat badan dengan mengurangi nafsu makan dan meningkatkan proses pembakaran lemak. Misalnya, satu penelitian yang melibatkan 24 orang menunjukkan bahwa mengonsumsi capsaicin sebelum makan menyebabkan pengurangan asupan kalori yang merupakan faktor penting untuk menurunkan berat badan.

4. Kanker

Studi laboratorium menunjukkan bahwa bahan kimia pedas dapat membunuh sel yang terkait dengan lebih dari 40 jenis kanker, seperti usus besar, hati, paru-paru, kanker pankreas, dan leukemia. Menurut para peneliti, capsaicin bahkan dapat mengubah cara kerja beberapa gen yang terkait dengan sel kanker dan mencegahnya tumbuh. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan di sini karena beberapa penelitian mengaitkan konsumsi cabai dengan peningkatan risiko kanker.

Baca juga: Selain Jeruk, 5 Makanan Ini Juga Kaya Vitamin C Lho 

5. Umur panjang

Mengonsumsi cabai telah dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih lama. Menurut sebuah penelitian besar, orang dewasa yang mengonsumsi setidaknya satu cabai merah panas segar atau kering sebulan selama setidaknya 20 tahun mengurangi risiko kematian sekira 13 persen. Sementara para peneliti tidak yakin mengapa mereka percaya efek menguntungkan karena nutrisi dalam paprika dan kemampuannya untuk melawan peradangan dan kondisi lain seperti obesitas dan penyakit jantung.

Cabai adalah bumbu yang populer di seluruh dunia. Cabai kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kekebalan, mempercepat metabolisme, dan melawan peradangan. Cabai adalah antimikroba alami yang berarti dapat membunuh kuman dan mikroorganisme lain yang dapat merusak makanan. Menggunakan cabai sebagai bumbu dalam makanan merupakan pilihan yang lebih sehat, sambil memerhatikan tingkat toleransi Anda sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini