Tips Kurangi Efek Samping Usai Dapat Vaksin Covid-19

Antara, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 481 2362035 tips-kurangi-efek-samping-usai-dapat-vaksin-covid-19-5FHib0Xz5W.jpg Ilustrasi penyuntikan vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

EFEK samping vaksin covid-19 dapat terjadi pada siapa saja. Biasanya berupa gejala seperti nyeri bekas suntikan, bengkak dan kemerahan di lokasi suntikan, sampai demam dan sakit kepala. Ini disebut kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI), termasuk pada vaksin covid-19. Demikian dijelaskan dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Iris Rengganis.

Sementara Sunitha Posina, dokter spesialis penyakit dalam di Stony Brook, New York, Amerika Serikat, mengatakan kondisi ini bisa diamati 30 menit setelah seseorang menjalani vaksinasi covid-19.

Baca juga: 4 Kriteria Lansia dan Komorbid yang bisa Disuntik Vaksin Covid-19 

Apabila ada demam, ini artinya tubuh sedang mengajari sistem kekebalan untuk mengenali dan menyerang virus. Tetapi bila tidak demam, kondisi tubuh juga akan tetap baik-baik saja dan vaksin berhasil untuk Anda.

Untuk mengurangi efek samping vaksin, jangan minum obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen (Advil) atau acetaminophen (Tylenol) sebelum vaksinasi.

"Kami tidak tahu apakah itu akan memengaruhi sistem kekebalan Anda atau tidak, karena obat-obat ini tidak diikutsertakan sebagai bagian dari percobaan vaksin," kata dr Posina, seperti dilansir Livestrong.

Tenaga Kesehatan Lansia Terima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Terlebih lagi, tidak semua orang mengalami efek samping sehingga tak ada alasan untuk mengonsumsi obat bebas apabila tidak memerlukannya.

Satu pengecualian pada Anda yang secara teratur menggunakan NSAID untuk kondisi yang sudah ada sebelumnya, seperti arthritis, atau menderita migrain dan perlu meminum obat untuk menghilangkan rasa sakit, maka tidak apa-apa meminumnya.

Baca juga: 3 Efek Samping Ini Menandakan Vaksin Covid-19 Sedang Bekerja 

Usai divaksin, gerakkan lengan Anda untuk meningkatkan aliran darah dan melatih otot pada lengan itu. Menurut dr Posina, membuat anggota tubuh bergerak dapat membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak di tempat suntikan.

Anda bisa juga mengompres lengan dengan kain yang sudah dibahasi air dingin untuk mengurangi pembengkakan.

Apabila demam, cobalah minum acetaminophen (Tylenol). "Tidak ada data yang menunjukkan mengonsumsi acetaminophen setelah vaksin akan mengganggu respons kekebalan," tutur dr Posina.

Berbaring dan istirahatlah, tetaplah terhidrasi dan secara umum dengarkan tubuh Anda.

Baca juga: Kemenkes Izinkan Penyintas Covid-19 dan Ibu Menyusui Divaksin Covid-19 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), efek samping vaksin akan hilang dalam beberapa hari. Apabila kemerahan dan nyeri di lengan makin buruk setelah 24 jam atau segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Dokter Posina menambahkan, Anda harus segera ke dokter bila mengalami demam tinggi (39 derajat Celsius) selama tiga hari berturut-turut atau mengalami masalah pernapasan, nyeri dada, dan mengi (bengek). Ini bukan efek samping yang diharapkan dan membutuhkan perhatian medis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini