Pedagang Tanah Abang Divaksin Covid-19 Besok Rabu!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 481 2362246 pedagang-tanah-abang-divaksin-covid-19-besok-rabu-sAozU1zOxy.jpg Vaksin Covid-19 (Foto:VIR)

Kementerian Kesehatan menargetkan 55 ribu pedagang Tanah Abang untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Ini merupakan gerbang dimulainya vaksinasi tahap 2 yang ditujukan untuk petugas pelayan publik.

"Rencananya penyuntikkan vaksin Covid-19 untuk pedagang Pasar Tanah Abang dilakukan pada Rabu, 17 Februari 2021," kata Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Dr.dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, dalam webinar, Senin (15/2/2021).

 Pasar Tanah Abang

Program vaksinasi pedagang Pasar Tanah Abang tersebut akan berlangsung selama 6 hari dengan target 55 ribu pedagang mendapatkan vaksin Covid-19. Pelaksanaan ini akan bergulir untuk seluruh pedagang pasar di DKI Jakarta dan seluruh Indonesia.

Di Februari ini, Kemenkes akan mulai melaksanakan vaksinasi tahap 2 yang diprioritaskan untuk petugas pelayan publik. Selain pedagang pasar, sasaran vaksinasi tahap 2 adalah lansia, TNI/Polri, aparatur sipil negara (ASN), guru, tokoh agama dan penyuluh agama, pelayan publik (pemadam kebakaran, BPBD, BUMN, BUMD, BPJB, pun kepala perangkat desa), atlet, petugas pariwisata, pekerja transportasi publik, dan wartawan.

"Ya, kami juga akan mulai memvaksin guru, tokoh agama, asn, tni/polri, bahkan sampai ke level kernet, supir bus, supir taksi, bahkan driver online," kata Maxi.

Program vaksinasi tahap 2 ini dikonsentrasikan pada Jawa-Bali karena kasus tertinggi Covid-19 ada di 7 provinsi dua pulau tersebut. Sebanyak 70 persen kapasitas vaksin yang tersedia di tahap ini akan dialokasikan untuk Jawa-Bali, sisanya baru untuk wilayah lain di Indonesia.

Lansia menjadi kelompok prioritas di tahap 2 ini, karena mereka sangat rentan terhadap infeksi Covid-19. Dengan dilakukannya vaksinasi untuk lansia, diharapkan laju penyebaran Covid-19 dapat dihentikan, memberi rasa aman untuk lansia, dan tentunya membantu tenaga kesehatan.

Dengan dimulainya vaksinasi tahap 2 ini, Kemenkes berharap pemerintah daerah segera menghabiskan jatah vaksin untuk tenaga kesehatan sebelum pasokan untuk vaksinasi tahap kedua mulai didistribusikan. "Mengingat, vaksin Covid-19 juga punya masa kadaluwarsa yaitu 6 bulan," tambah Maxi.

5 Attachments

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini