Tak Perlu Malu, Pemulung Juga Bisa Jadi Profesi Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 612 2362179 tak-perlu-malu-pemulung-juga-bisa-jadi-profesi-loh-BxqQGy2Yfp.jpg Pemulung. (Foto: IPI)

PEMULUNG memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah. Karenanya, kesejahteraan mereka perlu diperhatikan, terutama anak-anak pemulung agar dapat pendidikan layak.

Perlu diketahui, timbunan sampah di DKI Jakarta saja sepanjang tahun terus naik. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyebutkan data timbunan sampah di Indonesia sampai 67,8 ton di 2020.

Sementara sampah plastik, paling dikhawatirkan bagi lingkungan, sehingga harus didaur ulang dengan baik. Nah, jika tidak ada bantuan pemulung, tentu dampaknya semakin memperburuk lingkungan.

 pemulung

Ketua Umum Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Prispolly Lengkong mengatakan, sayangnya masih banyak profesi pemulung dipandang sebelah mata. Karenanya, perlu komunitas yang menaungi, sekaligus mengedukasi pemulung dan masyarakat.

"Dengan tujuan meningkatkan harkat hidup, para pemulung dan pelapak bersatu mulai dari memperjuangkan hak-hak kesejahteraan, hingga membina dan meningkatkan sumber daya manusia," ujarnya lewat keterangan tertulisnya.

Prispolly menjelaskan, komunitas IPI berdiri sejak tahun 1991 lalu oleh pendiri (Alm) Cathy Lengkong. Kini sudah tersebar di 25 provinsi di Indonesia.

"Harapannya bisa meningkatkan potensi pemulung, terutama dari sisi ekonomi berupa pendapatan harian dan penambahan volume kapasitas daur ulang," katanya.

Bukan itu saja, menurutnya, anak-anak pemulung juga perlu mendapat pendidikan layak di lingkungannya. Mereka yang berprestasi juga bisa mendapatkan beasiswa.

 pemulung

Menurutnya, banyak anak pemulung yang terancam putus sekolah. Hal ini sangat disayangkan, hanya karena mereka tidak ada fasilitas dan dana.

Sementara itu, ditambahkan Perwakilan Tirta Fresindo Jaya (Le Minerale) Ronald Atmadja, peran pemulung sebagai garda depan proses daur ulang plastik, tidak hanya berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan dan membantu menekan debit sampah saja. "Namun secara sosial ekonomi juga turut membantu dengan menjadi lapangan pekerjaan bagi jutaan orang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini