Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, 4 Kelompok Ini Tak Boleh Disuntik

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 481 2362785 vaksinasi-covid-19-tahap-kedua-4-kelompok-ini-tak-boleh-disuntik-KXHyTYlIdB.jpg Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)

Pemerintah berencana untuk melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi tenaga pelayanan publik esensial dan masyarakat lanjut usia (lansia) berusia diatas 60 tahun pada 17 Februari 2021. Diperkirakan 21,5 juta lansia dan 16,9 juta petugas publik dengan total sasaran sebanyak 38.513.446 orang bakal divaksinasi dan diharapkan dapat selesai pada Mei 2021.

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini akan diberikan secara bertahap mulai di tujuh provinsi di pulau Jawa dan Bali. Dengan pertimbangan 70 persen kasus Covid-19 terkonsentrasi di pulau Jawa-Bali serta banyak pemukiman padat dengan laju penularan yang tinggi.

Meski demikian tidak semua orang bisa divaksin Covid-19. Terdapat beberapa kelompok yang justru tidak boleh mendapatkan vaksin Covid-19 terutama untuk menghindari masalah kesehatan tertentu. Merangkum dari Instagram resmi Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19 Indonesia @satgas.relawan, Selasa (16/2/2021), berikut 4 kelompok masyarakat yang tidak boleh divaksin.

Vaksinasi Covid-19

1. Penderita alergi tertentu

Ada beberapa orang yang memiliki reaksi alergi parah yang disebabkan oleh salah satu bahan vaksin Covid-19. Jadi berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi.

Baca Juga : Lansia Divaksin Mulai Pekan Depan, Bagaimana Cara Daftarnya?

2. Anak-anak

Beberapa vaksin yang sudah memiliki izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) hanya diperbolehkan digunakan untuk orang berusia 16 atau 18 tahun ke atas.

Baca Juga : Ini 4 Lokasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

3. Penderita gangguan imun

Orang yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh tidak disarankan untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

4. Ibu hamil

Dosis vaksin Covid-19 mungkin tidak sesuai dengan kesehatan janin dan akan menimbulkan efek samping untuk ibu hamil.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini