Cuci Muka Sebelum Ganti Masker Ampuh Cegah Jerawat

Antara, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 00:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 481 2363274 cuci-muka-sebelum-ganti-masker-ampuh-cegah-jerawat-M9t52Pif2e.jpg Cuci muka ampuh mencegah munculnya jerawat akibat terlalu lama memakai masker. (Foto: Valuavitaly/Freepik)

BANYAK orang mengeluhkan timbul jerawat di wajah akibat terlalu lama memakai masker. Padahal penggunaan masker di masa pandemi covid-19 ini sangat penting untuk mencegah penularan wabah penyakit.

Terkait hal tersebut, dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Universitas Indonesia Irma Bernadette mengatakan salah satu penyebab timbulnya jerawat akibat pemakaian masker yang sering disebut maskne adalah memakai masker terlalu lama.

Baca juga: 3 Cara Aman Memakai dan Melepas Masker untuk Cegah Covid-19 

Masker sendiri seharusnya diganti setiap tiga jam sekali, apalagi ketika beraktivitas di luar rumah. Jadi, risiko munculnya jerawat bisa dikurangi dengan rutin membersihkan wajah setiap mengganti masker.

"Sebelum ganti masker baru, cuci kulit wajah dengan sabun, sehingga kemungkinan terjadi penutupan pori jadi lebih sedikit," jelas dr Irma dalam bincang virtual beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Antara.

Maskne awalnya ditemui untuk pekerja sektor tertentu, tapi kini makin sering ditemui karena saat ini masker bagian dari kehidupan yang tak terpisahkan.

Baca juga: Ini Cara Pakai Masker Dobel yang Tepat untuk Cegah Covid-19 

Dengan rutin mencuci muka menggunakan sabun sebelum memakai masker yang bersih, keringat dan kotoran bisa dibersihkan, serta tidak memicu timbulnya jerawat ketika kulit kembali ditutup dengan masker.

Selain itu, memakai kosmetik yang tebal dan menutup pori-pori wajah juga tidak disarankan untuk pemilik kulit berjerawat. Pemilihan bahan masker, terutama masker kain, juga berperan. Jika tidak memakai masker bedah dan memakai masker kain, carilah bahan yang bisa menyerap keringat seperti katun.

Dokter Irma juga tidak menyarankan pemakaian tabir surya, khususnya untuk orang yang jerawatnya dalam kondisi sedang atau berat. Sebab, tabir surya bisa menutup pori-pori sehingga minyak yang harusnya keluar dari pori-pori tersumbat dan memicu jerawat baru.

Baca juga: CDC: Pakai Masker Dobel Cegah Paparan Virus Corona hingga 95 Persen 

Sebaiknya periksakan dulu kondisi wajah kepada dokter untuk mengetahui penanganan yang sesuai. "Tingkat jerawat sedang atau berat ditentukan oleh dokter," jelasnya.

Dokter bisa saja memang melarang penggunaan tabir surya agar tidak memicu jerawat. Meski demikian, ada benda-benda lain yang bisa membantu melindungi kulit, di antaranya masker, payung dan topi ketika keluar rumah.

Masker. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini